Pernah Tolak MU, Robben Tak Menyesal

Pernah Tolak MU, Robben Tak Menyesal

Siapapun pasti kenal dengan winger lincah yang saat ini dimiliki oleh Bayern Munchen, Arjen Robben. Ya, pemain asal negeri Kincir Belanda ini memang terkenal dengan kelincahannya dalam menggiring si kulit bundar. Tidak hanya itu, Robben juga memiliki kemampuan finishing yang ciamik. Hal ini terbukti dengan gol demi gol yang ia lesatkan ke jala lawan-lawannya. Usut punya usut, ternyata pemain berkaki kidal ini nyaris berseragam Manchester United sebelum akhirnya memilih Chelsea sebagai pelabuhan barunya di musim 2004 silam. Robben pun tidak merasa menyesal gagal bergabung bersama tim berjuluk Setan Merah tersebut.

Penampilan cemerlangnya bersama PSV Eindhoven membuat banyak tim terpikat untuk segera mendapat tanda tangan pemain berusia 30 tahun ini. MU dan Chelsea merupakan dua tim yang sangat gencar dalam memburu teken kontrak sang pemain. Meskipun Robben sempat berkunjung ke pusat latihan MU, Charington, namun pada akhirnya sang pemain justru menerima pinangan The Blues. Bayaran yang lebih menggiurkan kabarya menjadi pertimbangan utama sang pemain mengapa memilih tim asal London tersebut.

Setelah 3 musim membela Chelsea, Robben pun hijrah ke Madrid setelah berhasil memperoleh beberapa gelar domestik seperti dua Liga Primer, satu Piala FA dan satu Piala Liga. Di Madrid pun ia mampu membawa timnya meraih juara Liga meski hanya bertahan selama 2 musim dan hijrah ke pelabuhan baru bersama Bayern Munchen. Disinilah karir sang pemain begitu gemilang setelah membawa timnya meraih Treble Winners, serta gelar prestisius lainnya.

Dengan apa yang diraihnya, Robben pun menjawab sebuah pertanyaan yang dilontarkan sebuah media mengenai gagalnya Robben bergabung dengan MU satu dekade silam. Pemain andalan Tim Oranye ini pun mengatakan jika ia tidak pernah menyesal pernah menolak tawaran yang dilakukan oleh Setan Merah saat itu karena ia berhasil meraih sukses dengan tim-tim yang pernah dibelanya.

Pemain berusia 30 tahun ini menambahkan jika keputusan yang ia lakukan saat itu merupakan keputusan yang sangat tepat untuk dirinya. Pasalnya, Robben berhasil meraih gelar-gelar bergengsi bersama tim yang dibelanya. Bersama The Blues, hanya dalam kurun waktu 3 musim ia berhasil meraih dua trofi liga, satu FA dan Piala Liga. Dengan Madrid pun demikian, ia memperoleh satu gelar liga Spanyol dalam 2 musim. Dan bersama Bayern Munchen merupakan momen terbaik dimana ia berhasil mengantarkan FC Hollywood meraih Treble Winners.

Dengan berbagai trofi yang pernah diraih bersama tim yang berbeda-beda membuat Robben bangga atas keputusannya. Ia pun tidak pernah merasa menyesal pernah menolak tawaran yang dilakukan oleh MU yang justru menandatangani kontrak bersama The Blues. Kini Robben dengan Bayern berhasil meraih berbagai gelar bergengs dan menjadi penguasa Bundes Liga dalam beberapa musim terakhir.

Penjelasan Van Gaal Mengenai Kedatangan Victor Valdes Ke Old Trafford

Penjelasan Van Gaal Mengenai Kedatangan Victor Valdes Ke Old Trafford

Penjelasan Van Gaal Mengenai Kedatangan Victor Valdes Ke Old Trafford
Victor Valdes adalah mantan pemain Barcelona yang kini berstatus pengangguran karena belum menyepakati kontrak dengan tim manapun. Namun, Valdes terlihat ikut berlatih bersama Manchester United beberapa hari yang lalu. Pemain berumur 32 tahun itu memang sudah tidak membela raksasa besar Eropa Barcelona. Dia memutuskan untuk keluar dari Barcelona setelah beberapa musim membela tim asal Catalan tersebut. Ada banyak faktor yang membuat pemain berkepala plontos ini hengkang dari Blaugrana.

Saat ini, status Valdes bebas transfer alias tidak membela tim manapun, dan dikabarkan dia tengah mengalami menjalani rehabilitasi atas cedera lutut yang dialami saat membela Barca. Kedatangan Victor Valdes ke sesi latihan Manchester United memunculkan berbagai macam spekulasi tentang ketertarikan kipper yang telah banyak meraih trofi bersama Barca itu untuk membela Manchester United. Beberapa media gencar memberitakan tentang akan datangnya kiper tim Nasional Spanyol itu merupakan proses kepindahannya ke MU.

Dalam pemberitaan, Van Gaal selaku manajer Manchester United mengakui bahwa ia memang memberikan izin kepada kiper berumur 32 tahun itu untuk ikut berlatih bersama tim Manchester United. Van Gaal merupakan bekas pelatih yang sempat melatihnya dulu itu merasa simpati dan ingin membantu Victor Valdes dalam penyembuhan cidera yang sedang ia alami. Van Gaal juga mengakui bahwa ia memang menjalin hubungan baik dengan pemain itu. Menurutnya pemain ini sangat spesial karena Van Gaal pernah bekerjasama dengannya walaupun tidak lama. Akan tetapi bukan sekali ini saja dia melakukan hal seperti ini, dulu ia juga pernah melakukan hal serupa dengan striker Manchester United yaitu Robin Van Persie untuk menggunakan perlengkapan tim Nasional Belanda.

Ketika Van Gaal ditanya oleh beberapa media massa di Inggris mengenai apakah dia akan menggandeng kiper 32 tahun itu ke Old Trafford, Van Gaal menjawab bahwa dia akan memberikan jawaban apakah pemain berdarah Spanyol itu akan dikontrak secara permanen atau tidak kepada publik nanti setelah Victo Valdes sudah benar-benar sembuh dari cidera yang dialami. Dan dia selalu membuka mata untuk melakukan transfer pemain untuk memperkuat tim besutannya Manchester United. Dengan pernyataan Van Gaal itu, membuat spekulasi bahwa Victor Valdes akan memperkuat tim Manchester United semakin kuat.

Akan tetapi, bukan hanya Manchester United saja yang tertarik untuk menggunakan jasa kiper asal negeri Matador ini. Beberapa tim besar Eropa lainnya juga tertarik untuk menggaet Valdes untuk menjaga mistar gawang mereka. Beberapa tim yang dikabarkan tertarik untuk menggaet Victor Valdes yaitu AS Monaco, Bayern Munich dan juga salah satu raksasa Inggris yaitu Liverpool.

Jika Victor Valdes benar-benar ke Old Trafford maka posisi De Gea sebagai kiper utama Manchester United akan terancam, karena nantinya ia akan bersaing dengan Valdes untuk memperebutkan posisi kiper nomor satu di tim Setan Merah.

Michael Carrick Siap Bermain Lawan Chelsea

Michael Carrick Siap Bermain Lawan Chelsea

Dunia sepakbola memang tidak lepas dari adanya cedera yang bisa melanda pada pemain manapun di dunia ini. Carrick adalah salah satu pemain yang saat ini sedang merasakan tentang tidak menyenangkannya mendapatkan cedera. Carrick diharuskan untuk beristirahat secara penuh selama 3 bulan lamanya karena cedera engkel yang dideritanya pada bulan Juli yang lalu. Hal tersebut membuat karir sepakbola menjadi terhenti sejenak dan tidak bisa ikut bermain berseragam setan merah dalam beberapa pertandingan yang dilakoni oleh Manchester United. Masalah cedera memang tidak diinginkan oleh semua pemain sepakbola yang ada di dunia ini dan hal itu merupakan mimpi buruk yang harus dijauhi sebaik mungkin. Namun, cedera memang tidak bisa diprediksikan keberadaannya dan yang harus dilakukan oleh seorang pemain sepakbola adalah waspada dan bermain dengan hati-hati ketika bermain.

Kini, Carrick sudah bisa bernapas lega karena cedera yang selama ini menghantuinya sudah teratasi dan dia sudah tampil dalam beberapa sesi latihan yang dilakukan oleh Manchester United. Dalam pertandingan melawan West Bromwich Albion pekan lalu pun, Carrick sudah dimasukkan ke dalam skuad walaupun masih harus duduk manis di bangku cadangan.

Namun, hal tersebut adalah awal yang baik bagi dirinya karena akan membuatnya semakin percaya diri dan melihat perkembangan permainan timnya yang memang sudah lama tidak dia saksikan. Apalagi saat ini, Manchester United telah dipimpin oleh seorang manajer baru yaitu Louis Van Gaal. Hadirnya Carrick saat pertandingan pekan lalu membuat banyak spekulasi bahwa pemain yang berusia 33 tahun tersebut akan diturunkan dalam pertandingan penting yang akan dilakoni pada hari Minggu esok.

Chelsea adalah salah satu musuh bebuyutan Manchester United apalagi saat ini The Red Devils sedang membutuhkan poin tambahan untuk bisa menaiki tangga teratas klasemen sementara Premier League musim ini yang sedang dipegang oleh The Blues. Kedatangan Carrick di Old Trafford esok hari mungkin akan membuat perubahan yang besar dalam gaya permainan MU yang mungkin dapat membuatnya menang dalam pertandingan tersebut. Ketika diwawancarai mengenai masalah cederanya seperti yang dilansir dalam situs resmi MU, Carrick mengatakan bahwa dirinya tidak pernah absen dalam dunia sepakbola selama itu dan itu merupakan mimpi buruk yang tidak diinginkan oleh semua pemain sepakbola di dunia ini. Carrick menambahkan bahwa hal tersebut adalah sesuatu hal yang baru baginya.

Carrick sebenarnya tidak memiliki performa yang bagus dalam musim lalu. Hal itu dikarenakan dia hanya mencetak satu gol dari 26 pertandingan yang pernah dilakoninya ketika berseragam The Red Devils. Pencapaian tersebut memang ternilai buruk karena seharusnya Carrick bisa memberikan banyak hal terutama gol terhadap timnya dengan jumlah permainan yang diberikan kepadanya.

Louis Van Gaal Siapkan Ander Herrera dan Angel Di Maria dalam Big Match Kontra Chelsea

Louis Van Gaal Siapkan Ander Herrera dan Angel Di Maria dalam Big Match Kontra Chelsea

Untuk sebuah pertandingan yang besar dan penuh gengsi memang diperlukan persiapan yang matang baik dari segi strategi maupun pemain yang nantinya akan menjadi strating eleven. Pertandingan yang akan berlangsung antara Manchester United dan Chelsea memang menyedot perhatian publik karena pasalnya kedua tim tersebut merupakan tim papan atas Premier League yang memiliki materi pemain yang bagus sehingga sangat dimungkinkan akan menyajikan tontonan yang menarik.

Fans dari kedua belah pihak pun saling bela untuk memberikan dorongan semangat agar tim kesayangannya tersebut bisa merebut tiga poin penting dalam pertandingan tersebut. Louis Van Gaal selaku manajer Manchester United pun pastinya sudah menyiapkan amunisi untuk dapat mengalahkan Chelsea dalam pertandingan yang akan dilangsungkan pada hari Minggu esok.

Van Gaal sudah menyiapkan dua nama pemain yang belum lama didatangkan oleh Manchester United yaitu Ander Herrera dan Angel Di Maria yang digadang-gadang akan memberikan pengaruh yang besar terhadap pertandingan panas tersebut. Padahal dalam pertandingan sebelumnya, dikabarkan bahwa kedua pemain tersebut dilanda cedera kala MU harus ditahan imbang oleh West Brom Albion. Herrera mengalami cedera tulang rusuk sedangkan Di Maria mengalami cedera lutut ringan dalam pertandingan yang berlangsung pekan lalu tersebut.

Cedera tersebut memang pada awalnya membuat Van Gaal dan juga fans menjadi ragu apakah kedua pemain tersebut bisa diturunkan dalam pertandingan kontra Chelsea esok. Namun, dengan penanganan medis yang intensif maka kedua pemain tersebut divonis sembuh dan bisa bertanding untuk memperkuat timnya melawan Chelsea. Dikabarkan bahwa kedua pemain tersebut juga dalam kondisi yang prima sehingga kemungkinan besar akan memberikan performa yang apik terhadap permainan tim yang mampu membawa kemenangan.

Hal tersebut ditegaskan oleh pernyataan Van Gaal dalam situs resmi MU bahwa Herrera sudah dalam keadaan prima dan Di Maria tidak terganggu dengan cedera yang sedang dialaminya sehingga tidak menjadi masalah jika kedua pemain tersebut akan bermain melawan Chelsea. Kedua pemain tersebut memang memiliki peranan yang penting bagi MU. Posisi yang dipegang oleh kedua pemain tersebut juga sangat vital sehingga akan mempengaruhi performa tim jika posisi tersebut diubah.

Walaupun Herrera dan Di Maria sudah sembuh dari cederanya namun ada beberapa pemain MU yang dalam pertandingan esok nanti kemungkinan besar tidak akan diturunkan. Hal itu dikarenakan adanya masalah cedera yang melanda pemain-pemain tersebut. Nama-nama seperti Antonio Valencia, Johny Evans, dan Michael Carrick sebelumnya dikabarkan oleh Van Gaal akan menghiasi barisan formasi MU dalam pertandingan akhir pekan ini tersebut. Bahkan, Carrick sudah dimasukkan ke dalam daftar nama pemain pengganti. Mengenai hal tersebut, Van Gaal pun meminta maaf karena ternyata tidak bisa menurunkan pemain tersebut. Semoga saja kehadiran Herrera dan Di Maria akan dapat memberikan hal positif bagi MU sehingga bisa menggondol tiga poin dalam pertandingan tersebut.

Bacary Sagna Resmi Merapat ke Manchester City

Bacary Sagna Resmi Merapat ke Manchester City

Setelah selama beberapa pekan dinanti-nanti, akhirnya kabar kepindahan Bacary Sagna ke Manchester City resmi diumumkan.

Bacary Sagna, Defender asal Prancis ini menjadi salah satu pemain yang paling sering dibahas dalam bursa transfer musim panas. Hal tersebut terkait dengan kemungkinan nya untuk pindah dari Arsenal, klub yang telah dibelanya sejak tahun 2007 silam. Ada dua klub yang dikaitkan dengannya, mereka adalah Manchester City dan Paris Saint-Germain.

PSG disebut-sebut yang paling berpeluang menggaet Sagna, namun sayang sepertinya sang pemain masih ingin merumpun di Liga Primer dan memutuskan untuk berseragam Manchester City di musim depan.

Benar saja, kabar kepindahan Bacary sagna ke Etihad Stadium telah resmi diturunkan. Sang pemain yang telah mengakhisi masa kontraknya di Emirates Stadium kabarnya akan segera mengenakan Seragam Manchester City usai pergelaran Piala Dunia 2014 Brasil, yang mana Sagna ikut berpartisipasi di dalamnya bersama dengan tim Nasional Prancis.

Menurut informasi yang kami dapatkan dari salah satu media Setempat, Sagna kabarnya akan diikat kontrak dengan durasi tiga tahun lamanya, dan ia akan kebagian nomor punggung 3 di Kampiun Liga Primer musim 2013/14 itu. Tidak ada penjelasan lain mengenai detail transfer sang defender, termasuk tentang gaji per musim nya.

Manchester City beruntung karena mendapatkan jasa Sagna yang sedang menyandang status sebagai Free Agent atau bebas Transfer.

Bacary Sagna, 31 Tahun saat ini sedang berada di Brasil bersama dengan Tim nasional Prancis, berpetualang di Turnamen Piala Dunia 2014 yang sudah mulai berlangsung.

Modric Senang Rakitic gabung Barcelona

Modric Senang Rakitic gabung Barcelona

Gelandang 28 tahun Real Madrid CF ‘Luka Modric’ yakin kepindahan Rakitic ke Barcelona akan mempengaruhi performa rekan nya itu di Timnas Kroasia.

Ivan Rakitic, sejak jelang bursa transfer musim panas dibuka, nama gelandang sekaligus Kapten Sevilla itu sudah ramai dibicarakan media. Adalah tentang kemungkinan kepindahan nya ke Klub peminat, dan salah satu yang paling getol dikabarkan dekat dengan sang kapten adalah FC Barcelona. Bahkan, belum lama ini Rakitic disebut-sebut sudah menjalin kesepakatan Verbal dan personal dengan pihak Blaugrana.

Walaupun kepindahan Rakitic ke Barcelona belum rampung, rekan nya di Tim Nasional Kroasia yakni Luka Modric menilai bahwa Pemain berusia 26 tahun itu telah mengambil langkah yang tepat dengan bergabung ke Camp Nou apabila memang benar berita yang beredar itu.

“Saya ikut senang dengan berita itu, Rakitic memang pantas mendapatkan kesempatan ini. Anda bermain di klub sebesar Barcelona, yang punya dimensi Global dan hal tersebut merupakan langkah penting dalam karir anda”

“Semua orang tahu apa yang telah ia lakukan musim kemarin bersama Sevilla. Rakitic adalah sosok pemain yang hebat dan terus berkembang. Saya begitu yakin performanya akan lebih baik di musim mendatang, dan kepindahan nya ke Barcelona akan membawa dampak positif untuk kami (Kroasia). Saya yakin dia bisa menjalani piala dunia degan baik” ujar Modric kepada salah satu media yang meliputnya di Brasil.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa Rakitic telah bergabung dengan Barcelona, baik itu dari kubu Barca, Sevilla juga Rakitic.

Ferdinand Berencana Pensiun di Akhir Musim ini

Ferdinand Berencana Pensiun di Akhir Musim ini

Belakangan ini mantan bek andalan Manchester United yakni Rio Ferdinand menjadi sasaran dari deretan hasil buruk yang didapatkan Queens Park Rangers. Ya, Ferdinand yang kini memang berseragam QPR ternyata sudah mulai terlihat efek Usia nya yang tidak lagi muda, dia bahkan tidak bisa mengimbangi kecepatan dari para striker Liga Primer Inggris sehingga dengan begitu mudahnya dilewati.

Nah, dalam sebuah wawancara, Ferdinand ternyata mengakui bahwa dirinya tengah berniat untuk pensiun dari karirnya sebagai pemain sepak bola di penghujung musim 2014/15 ini. Dia mulai sadar bahwa tubuhnya tak lagi mampu dipaksakan untuk bermain.

“Saya mungkin akan pensiun di akhir musim ini, anda tentu saja punya waktu dimana anda mulai sadar bahwa tubuh anda tidak mampu lagi untuk bermain. Saya sudah menikmati karir menjadi pemain sepak bola selama bertahun-tahun, dan saya menyukai itu” Demikian ujar ferdinand seperti yang kami lansir dari ITV.

Seperti yang kita tahu, sekarang ini Ferdinand sudah berusia 35 tahun, sudah tidak lagi seperti ketika membantu Manchester United meraih masa kejayaan, dan di usia itu memang adalah waktunya bagi pemain sepak bola untuk gantung sepatu.

Adapun kakak dari Anton Ferdinand ini sudah menjalani banyak caps selama bermain sepak bola, total caps keseluruhan yang dia catatkan adalah 697, dan dia telah mencetak 13 gol banyaknya. Kebanyakan dari caps tersebut dia catatkan bersama Manchester United.

Ferdinand termasuk bagian dari Era Kejayaan setan merah, selama berseragam united dia berkontribusi atas raihan 16 Trofi termasuk 6 trofi Liga Primer, 1 Trofi Liga Champions Eropa dan masih banyak lagi.

Gol Indah Erik Lamela Layak dapat Penghargaan

Gol Indah Erik Lamela Layak dapat Penghargaan

Pertandingan Matchdays ke-3 Fase Group Liga Europa antara Tottenham Hotspurs melawan Asteras Tripolis memang diwarnai dengan sejumlah kejadian istimewa, mulai dari kemenangan tim tuan rumah dengan skor telak 5-1, kemudian Hattrick dari Harry Kane, insiden Harry Kane menjadi Kiper Dadakan menggantikan Hugo Lloris yang diusir oleh Wasit, sampai yang paling istimewa adalah Gol Rabona yang dicetak oleh Erik Lamela.

Ya, pemain Internasional Argentina itu berhasil menciptakan gol indah, yang disebut gol Rabona. Rabona sendiri adalah teknik menendang bola dengan cara menyilangkan Kaki, dimana teknik yang satu ini sangat sulit untuk dipraktekan dalam pertandingan, terlebih lagi untuk mencetak gol lawan. Yang lebih spesial adalah, Gol Rabona ini dicetak oleh Lamela dari luar kotak penalti.

Jelas saja, gol indah tersebut akan terkenang dalam memory Publik White Hart Lane Stadium, pelatih Mauricio Pochettino saja sampai kagum dengan gol Rabona yang dicetak oleh Lamela tersebut.

“Anda mungkin akan menemukan sebuha video di Youtube ketika saya mencetak gol seperti itu. Itu adalah sebuah gol yang luar biasa, gol besar, dan sulit dipercaya, saya sendiri bangga Lamela bisa mencetak gol seperti itu” Papar Pochettino seperti yang kami lansir DailyMail.

Banyak pihak yang menilai bahwa gol tersebut layak untuk masuk dalam kategori gol terbaik dunia untuk edisi tahun 2014 ini, seperti yang biasanya dilakukan FIFA tiap tahun.

Adapun kemenangan tersebut membuat Spurs kini berada di peringkat ke-2 klasemen sementara Group C dengan raihan 5 poin, sama dengan raihan Besiktas yang ada di puncak klasemen .

Carlo Ancelotti Enggan Jadi Pelatih Barcelona

Carlo Ancelotti Enggan Jadi Pelatih Barcelona

Carlo Ancelotti, mantan pelatih AC Milan dan Paris Saint-Germain itu resmi menjadi Manajer Real Madrid CF sejak musim 2013/14 kemarin. Di Musim pertamanya menangani Los Blancos, Don Carletto telah berhasil mempersembahkan trofi La Decima, Copa Del Rey dan Piala Super Eropa. Meski sejatinya baru setahun melatih Los Blancos, pria asal Italia itu sepertinya sudah memiliki ikatan yang kuat dengan klub Ibu Kota Spanyol tersebut.

Buktinya, Ancelotti mengatakan bahwa dirinya ingin mengakhiri karir di Real Madrid sebagai pelatih sepak bola.

“Saya ingin mengakhiri karir saya di Real Madrid” Demikian papar Ancelotti seperti yang kami lansir dari Cadena SER.

Lebih lanjut, Don Carletto menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah melatih Klub Rival Abadi dari Real Madrid CF yang tidak bukan adalah Barcelona, dia tidak akan melakukan itu karena menghormati sejarah dari klub yang pernah dia besut selama menjadi pelatih.

“Tidak, saya tidak akan pernah melatih Barcelona, dengan semua rasa hormat, saya tidak akan pernah melakukannya. Saya harus menghormati sejarah saya dan sejarah klub yang pernah saya latih sebelumnya” Imbuh Don carletto.

Seperti yang kita tahu, Ancelotti adalah salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola, dialah yang membawa masa kejayaan kepada AC Milan, kemudian sempat menangani Chelsea, sebelum akhirnya ditunjuk oleh Paris Saint-Germain di musim 2012/13 lalu. Usai berhasil mempersembahkan trofi bagi Les Parisiens, Ancelotti memutuskan untuk mundur dan menerima pinangan dari Real Madrid.

Kini, dia sedang menyiapkan taktik untuk menghadapi FC Barcelona di akhir pekan (25/10) waktu setempat di Santiago Bernabeu.

Napoli Kalah, Benitez Kecewa Berat

Napoli Kalah, Benitez Kecewa Berat

SSC Napoli, klub Serie A Italia itu gagal mengukir kisah indah dalam lanjutan Matchdays ke-3 Fase Group Liga Europa yang berlangsung dinihari tadi, (24/10) waktu setempat. Bertandang ke markas Young Boys, pasukan Rafael Benitez kalah dari tuan rumah dengan skor telak 2-0. Adapun hasil tersebut membuat I Partenopei kini berada di urutan ke-3 klasemen sementara Group I dengan hanya mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.

Tentu saja kekalahan dari Young Boys sangat membuat pelatih Rafael Benitez kecewa, eks Manajer Liverpool itu mengeluhkan mentalitas para pemain nya di kancah Liga Europa. Dia juga sadar bahwa tuan rumah bertahan total ketika berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

“Kami kehilangan intensitas ketika bertahan, ketika mereka mendapatkan peluang, itulah alasan kenapa kami kecolongan gol. Saya berharap pertandingan akan berlangsung dengan skema yang berbeda, kami telah sepenuhnya mengendalikan pertandingan, tapi setelah mereka berhasil mencetak gol, mereka langsung bertahan total. Ketika gol kedua terjadi, kami tidak bisa mencegahnya karena memang ada kesalahan marking, masalah seperti ini sudah sering kali terjadi”

“Di paruh pertama, kami sebenarnya bisa menghantam mereka lewat serangan balik, tapi sesudah kami tertinggal, kami seperti kehilangan intensitas dan kecepatan untuk menghindari serangan balik yang mereka lancarkan. Kami seolah kehilangan hasrat untuk beberapa kali memenangkan pertandingan di musim ini, itu harus segera dibenahi” Demikian papar Benitez selepas pertandingan.

Hasil dinihari tadi cukup mengejutkan, padahal I Partenopei adalah salah satu tim yang difavoritkan juara dalam turnamen ini.