Cristiano Ronaldo Terlibat Masalah Dengan Nike

Cristiano Ronaldo Terlibat Masalah Dengan NikeSaat ini, Cristiano Ronaldo sedang menghadapi masalah yang cukup serius. Pasalnya, menurut kabar yang beredar saat ini sang pemain yang bersangkutan sedang berurusan dengan Nike yang merupakan sebuah perusahaan apparel olahraga asal Amerika Serikat.

Nike sendiri merupakan pihak perusahaan yang menggunakan jasa CR7 sebagai bintang promosi. Tim manajemen Nike tidak terima dengan peluncuran sepatu dengan merk ‘CR7 Footwear’ yang merupakan perusahaan personal milik Ronaldo sendiri.

Hal itu disebabkan beberapa produk CR7 tersebut beberapa diantaranya terdapat berupa sepatu olahraga. Hal itu membuat Nike merasa tersaingi mengingat mereka juga adalah sebuah perusahaan yang memproduksi segala jenis perlengkapan olahraga, termasuk sepatu.

Selaku pihak yang meyewa pencitraan Cristiano Ronaldo, Nike menganggap peluncuran sepatu yang dilakukan oleh CR7 tersebut telah menyalahi aturan sehingga mereka meminta kepada pemain asal Portugal tersebut untuk menarik kembali produk-produk yang sudah ia luncurkan beberapa waktu lalu.

Bahkan, beberapa media menyebutkan jika Nike mempunyai rencana untuk memutus kontrak Ronaldo. Selain itu, pihak Nike juga sempat digosipkan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum sehingga Ronaldo pun terancam sanksi yang kemungkinan besar akan berupa denda yang cukup besar.

Akan tetapi, jika Ronaldo bersedia untuk menarik beberapa produk yang dianggap bermasalah oleh Nike, maka kemungkinan kasus ini akan segera terselesaikan tanpa adanya pengambilan jalur hukum atau pemutusan kontrak.

Berdasarkan catatan, saat ini kontrak yang melibatkan Nike membuat mereka harus membayar dana sekitar 9 juta Euro per tahun kepada Cristiano Roanldo sebagai biaya konpensasi penyewaan citra dari sang pemain yang bersangkutan.

Neymar Angkat Bicara Soal Insiden Dengan Pendukung Manchester City

Neymar Angkat Bicara Soal Insiden Dengan Pendukung Manchester City

Pada pertandingan Manchester City Vs Barcelona yang berlangsung pada dini hari tadi, terdapat insiden menarik yang terlihat. Insiden yang dimaksud adalah kejadian mengenai Neymar yang terlibat cekcok dengan pendukung The Citizen.

Salah satu media setempat pun mengangkat kisah dibalik insiden tersebut. Menurut mereka, Neymar terlibat cekcok dengan fans tuan rumah setelah dirinya sempat mendapat provokasi. Kala itu, Neymar dianggap diving dan mendapat cemoohan sehingga sang pemain yang bersangkutan membalas aksi para pendukung City yang menghinanya.

Cemoohan yang dilontarkan oleh para pendukung Manchester City tersebut adalah mengenai anggapan jika Neymar sempat melakukan diving. Terkait hal itu, pemain asal Brasil itu pun angkat bicara mengenai insiden yang melibatkan antara dirinya dengan para pendukung City.

Menurut Neymar, saat itu dirinya hanya bermain-main dengan pendukung City ketika ia berada di bangku cadangan. Ia menganggap bahwa insiden tersebut hanya lah sebuah candaan belaka meski ia juga mengakui jika dirinya mendapat hinaan dari para pendukung tuan rumah.

“Saya hanya bermain-main dengannya. Ia mulai menghina saya dan saya lantas mencoba untuk sedikit bercanda dengannya,” tutur Neymar menurut laporan Daily Mail.

Ketika ditanya soal ucapan para fans City yang memprovokasinya, Neymar pun menolak untuk membeberkannya. Ia menganggap bahwa hal itu tidak layak untuk disebutkan. Neymar juga menyindir para fans Manchester City yang menyindirnya dengan menyebutkan bahwa mereka tidak mendapat didikan yang layak dari ibunya masing-masing.

“Apa yang ia katakan pada saya? Saya tidak akan mengulanginya, tidak. Ibu saya sudah mendidik saya dengan baik. Apa yang tidak diajarkan ibunya padanya (fans City), telah diajarkan ibu saya pada saya,” pungkasnya.

Terlibat Adu Mulut Dengan Pendukung City, Neymar Terancam Sanksi UEFA

Terlibat Adu Mulut Dengan Pendukung City, Neymar Terancam Sanksi UEFAPada pertandingan Manchester City Vs Barcelona yang berlangsung dini hari tadi, terdapat insiden menarik yang sempat terjadi di pinggir lapangan. Insiden tersebut melibatkan Neymar yang terlibat cekcok dengan para pendukung tuan rumah.

Terjadinya cekcok tersebut bermula ketika Neymar ditarik keluar oleh Luis Enrique. Berada di bangku cadangan, Neymar mendapat cemoohan dari fans The Citizen sehingga dirinya terprovokasi. Saat itu pemain asal Brasil tersebut secara langsung terlibat adu mulut dengan pendukung City.

Terkait hal itu, sebelumnya Neymar sendiri sempat angkat bicara mengenai insiden yang melibatkan dirinya. Menurut pengakuannya, hal itu sejatinya ia anggap sebagai candaan belaka meski saat itu pula dirinya mengakui jika fans tuan rumah melontarkan hinaan kepadanya.

Akan tetapi, ternyata masalah itu bukan lah masalah yang bisa dianggap main-main atau candaan. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Daily Mail, insiden tersebut bisa membuat Neymar terancam hukuman dari UEFA.

Hukuman tersebut bisa berupa denda atau bahkan hukuman larangan bermain. Akan tetapi, hal itu baru bisa ia dapatkan jika pihak Manchester City berniat untuk melaporkannya ke komisi disiplin UEFA. Namun, hingga kini pihak The Citizen sendiri belum menanggapi insiden yang sempat terjadi dan melibatkan fansnya tersebut.

Pada pertandingan Manchester City Vs Barcelona tersebut, pihak The Citizen harus mengakui kekalahan dengan skor tipis 1-2. Gol yang tercipta pada pertandingan tersebut masing-masing dicetak oleh Sergio Aguero dan dua gol dari Luis Suarez.

Kemenangan 1-2 di Etihad Stadium tersebut tentu merupakan modal yang sangat berharga bagi El Barca mengingat leg kedua nantinya akan digelar di Camp Nou yang merupakan markas besar kebanggaan mereka.

Meski Kalah, Peluang Borussia Dortmun Untuk Lolos 51 Persen

Meski Kalah, Peluang Borussia Dortmun Untuk Lolos 51 PersenPada pertandingan Juventus Vs Borussia Dortmund dini hari tadi, pihak tuan rumah berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 2-1. Meski menang, namun ternyata peluang Juve untuk lolos lebih sedikit ketimbang Dortmund yang mengalami kekalahan dipertandingan tersebut.

Hal itu diambil berdasarkan sejarah rata-rata tim yang mengalami kemenangan terlebih dahulu dikandang dengan skor 2-1. Menurut catatan yang dikeluarkan Infostrada Sport, sejauh ini tim yang mengalami kemenangan dengan skor 2-1 di kandang cenderung gagal lolos ke babak selanjutnya.

Sedangkan tim yang mengalami kekalahan, justru lebih banyak berhasil melakukan comeback pada leg kedua ketika melakoni laga home. Perbandingannya adalah 49 persen berbanding dengan 51 persen.

Jadi, jika berdasarkan catatan rata-rata sejarah yang dikeluarkan oleh Infostrada Sport diatas, maka kemungkinan Juventus untuk menang adalah 49%. Sedangkan Dortmund lebih mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk lolos ke babak 8 besar yaitu hingga 51%.

Pada pertandingan Juve Vs Dortmund dini hari tadi, tuan rumah berhasil mencetak dua gol melalui gol-gol yang dicetak oleh Carlos Teves dimenit 13 dan Alvaro Morata dimenit 43. Sedangkan pihak Die Borussen mampu mempersempit ketertinggalan melalui gol dari Marco Reus dimenit 18.

Sebelum pertandingan dimulai, Massimiliano Allegri selaku pelatih Juve sejatinya mempunyai target untuk meraih kemenangan tanpa harus kebobolan. Akan tetapi, fakta berbicara lain karena Reus berhasil mencetak gol setelah mampu memanfaatkan blunder fatal Giorgio Chiellini.

Catatan yang dikeluarkan oleh Infosprada Sport tersebut tampaknya terasa tepat jika dilihat dari syarat yang harus dilakukan oleh Dortmund jika mereka ingin lolos ke babak selanjutnya. Pasalnya, pasukan Jurgen Klopp hanya butuh menang dengan skor minimal 1-0 agar di Signal Iduna Park nantinya.

Menghilang, Roberto Alviz Diduga Kabur Dari Persebaya

Menghilang, Roberto Alviz Diduga Kabur Dari PersebayaKabar mengejutkan baru-baru ini datang dari sepakbola tanah air. Kabar tersebut melibatkan Roberto Alviz yang merupakan gelandang elegan asal Kroasia yang saat ini bermain untuk Persebaya. Kabarnya, Alviz diduga kabur dari tim dengan alasan yang belum diketahui.

Pada sesi latihan klub hari Selasa sore kemarin, Alviz memang tidak memunculkan batang hidungnya. Akan tetapi, sejatinya sang pemain yang bersangkutan tersebut sudah menghilang sejak hari Sabtu lalu. Hingga kini masih belum diketahui dimana keberadaannya.

Menurut penuturan salah satu sumber di Persebaya, ia mengakui jika Alviz memang benar-benar kabur. “Dia kabur, Mas. Sudah nggak nampak sejak Sabtu kemarin,” ungkap salah satu sumber saat menjalani wawancara.

Bahkan, Ibnu Grahan selaku pelatih Persebaya sendiri tidak mengetahui kemana sang pemainnya itu pergi. Secara ketus Ibnu mengatakan bahwa ia tidak tahu menahu tentang keberadaan Alviz, ia juga menghimbau agar pertanyaan tersebut seharusnya dilontarkan kepada sang agen yang menurutnya adalah pihak yang lebih mengetahui tentang keberadaan Alviz.

“Kalau Roberto Alviz, agennya yang lebih tahu. Saya tidak tahu. Tanya agennya saja,” jawab Ibnu ketus.

Lebih lanjut, ia juga menolak untuk menganggap jika Roberto Alviz melarikan diri dari klub. Dan lagi-lagi secara tegas ia menghimbau kepada wartawan untuk menanyakan hal itu langsung kepada sang agen yang menurutnya lebih mengerti.

“Saya tidak bilang dia kabur. Tanya ke agennya saja,” lanjut Ibnu.

Hingga kini kepergian Roberto Alviz masih menjadi misteri. Akan tetapi, hal itu membuat Persebaya berpeluang untuk bisa menambah daftar pemain asing milik mereka.

Hasil Pertandingan Manchester City Vs Barcelona

Hasil Pertandingan Manchester City Vs BarcelonaPertandingan seru antara Manchester City Vs Barcelona dini hari tadi secara resmi telah berakhir. Bermain di Etihad Stadium, pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions tersebut harus berakhir dengan skor akhir 1-2 untuk kemenangan tim tamu.

Berstatus sebagai tuan rumah, The Citizen harus tampil tanpa kehadiran Yaya Toure yang selalu menjadi nyawa didalam tim mereka. Hal itu membuat anak asuh Manuel Pellegrini tampil bagaikan kehilangan arah dan cukup kesulitan dalam menerapkan pola permainan.

Hal tersebut pun langsung dimanfaatkan dengan baik oleh sang tamu. Barca langsung tampil menggebrak sejak awal pertandingan dimulai. Hasilnya pun cukup positif, pada menit ke 16, Luis Suarez berhasil membuat Vincent Kompany kelimpungan sebelum akhirnya ia mampu membobol gawang Joe Hart.

Berpengalaman cukup lama dengan sepakbola Inggris tampaknya memberi keuntungan tersendiri bagi Suarez. Hal itu terbukti ketika ia mampu mencetak gol kedua tepat dimenit 30. Dimulai dari umpan tarik yang dilontarkan oleh Jordi Alba, penyerang asal Uruguay tersebut pun mampu merubah skor sementara menjadi 0-2 untuk kemenangan timnya.

Harapan Manchester City sempat muncul dibabak kedua. Ketajaman Sergio Aguero kembali terlihat ketika ia mampu membobol gawang Ter Stegen setelah mampu memanfaatkan assist dari David Silva pada menit ke 69.

Namun sayang, harapan untuk menyeimbangkan keadaan tampak pupus setelah Gael Clichy mendapat kartu kuning kedua dimenit 74 sehingga ia harus keluar dari lapangan. Sedangkan untuk Barca, mereka sempat mendapat berkah ketika Pablo Zabaleta melakukan pelanggaran dikotak terlarang.

Namun, kegagalan Lionel Messi dalam mengeksekusi penalti tidak membuat skor pertandingan berubah. Keunggulan 1-2 yang diraih Barca tentu merupakan modal berharga bagi mereka untuk menjalani leg kedua yang nantinya berlangsung di Camp Nou.

Susunan pemain
Manchester City : Hart; Zabaleta, Kompany, Demichelis, Clichy; Nasri (Fernandinho 62), Fernando, Milner, Silva (Sagna 78); Dzeko (Bony 68), Aguero

Barcelona : Ter Stegen; Alves (Adriano 75), Pique, Mascherano, Alba; Rakitic (Mathieu 71), Busquets, Iniesta; Messi, Suarez, Neymar (Pedro 80)

Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 13 (5) – 15 (4)
Tendangan penjuru : 8 – 4
Pelanggaran : 13 – 13
Ball poss : 38 – 62.

Hasil Pertandingan Juventus Vs Borussia Dortmund

Hasil Pertandingan Juventus Vs Borussia Dortmund

Juventus Stadium menjadi saksi bisu dibalik pertandingan antara Juventus Vs Borussia Dortmund yang baru saja berakhir belum lama ini. Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions tersebut harus berakhir dengan skor akhir 2-1.

Tampil dirumah sendiri tentu membuat Juventus bermain lebih bringas. Carlos Teves hanya membutuhkan waktu 13 menit saja untuk bisa membobol gawang Weidenfeller. Bermula dari serangan yang cepat, Teves merubah skor pertandingan menjadi 1-0 setelah ia mampu memanfaatkan assist dari Alvaro Morata.

Akan tetapi, gol tersebut tak bertahan lama karena Marco Reus mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya dalam kurun waktu lima menit saja. Gol yang dicetak oleh Reus tersebut berhasil ia lakukan setelah memanfaatkan blunder fatal yang dilakukan oleh Giorgio Chiellini.

Tak puas hanya memberi assist, Morata kembali ujuk gigi. Mantan penyerang Real Madrid tersebut mampu mencetak gol kemenangan untuk Juventus pada menit 43 setelah dirinya mampu memanfaatkan dengan baik assist dari Paul Pogba.

Gol tersebut menjadi gol terakhir dalam pertandingan ini, meski terus melancarkan serangan, namun kedua tim sama-sama tidak berhasil menambah pundi-pundi golnya. Skor akhir 2-1 tersebut tentu bisa menjadi modal berharga bagi Juventus untuk menjalani laga leg kedua yang nantinya akan digelar di Signal Iduna Park yang merupakan markas besar Borussia Dortmund.

Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Chiellini, Evra; Marchisio, Pirlo (Pereyra, 37′), Pogba; Vidal (Vidal, 86′); Tevez (Coman, 88′), Morata.

Susunan pemain Borussia Dortmund: Weidenfeller; Piszczek (Ginter, 32′), Sokratis (Kirch, 46′), Hummels, Schmelzer; Gundogan, Sahin; Mhkitaryan, Reus, Aubameyang; Immobile (Blaszczykowski, 76′).

Statistik Juventus vs Borussia Dortmund
Penguasaan bola: 47% – 53%
Shot (on goal): 10 (3) – 12 (3)
Corner: 8 – 4
Pelanggaran: 8 – 10
Kartu kuning: 2 – 0
Kartu merah: 0 – 0

Daftar Belanja Real Madrid Hingga 200 Juta Euro

Daftar Belanja Real Madrid Hingga 200 Juta Euro

Baru-baru ini, kabar mengejutkan baru saja dirilis oleh Sport. Mereka mengklaim bahwa ada pihak dalam Real Madrid yang telah membocorkan daftar belanja yang diinginkan oleh Carlo Ancelotti. Kabarnya, daftar belanja tersebut secara langsung sudah diterima oleh Florentino Perez.

Dalam daftar belanja tersebut, Sport mengkalkulasi kira-kira Los Blancos membutuhkan dana tak kurang dari 200 juta Euro andaikan mereka ingin mendapatkan keseluruhan pemain yang diincarnya.

Dalam daftar buruannya, Ancelotti mempreriotaskan Jose Luis Gaya (Valencia) dan Danilo Silva (Porto) sebagai buruan utama. Saat ini, Luis Gaya diperkirakan mempunyai harga jual sebesar 18 juta Euro. Sedangkan Silva masih belum diketahui kepastiannya karena sang pemain yang bersangkutan sedang menjalani negosiasi kontrak baru bersama klubnya.

Sedangkan pemain termahal yang mereka buru adalah Paul Pogba. Talenta muda milik Juventus tersebut direncanakan akan mengisi pos Sami Khedira dan Asier Illarramendi yang mana kedua pemain tersebut diprediksikan akan segera meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer mendatang.

Saat ini, Pogba memang tengah menjadi buruan bagi banyak klub. Terkait hal itu, pihak Juve sendiri berusaha sekuat mungkin untuk bisa menahan kepergiannya dengan cara mematok harga yang cukup tinggi. Harga pemain asal Prancis tersebut saat ini bekisar sekitar 70 juta Euro.

Madrid juga dikabarkan masih akan terus berburu target lamanya. Target yang dimaksud adalah Marco Reus. Meski belum lama ini dirinya sudah menandatangani kontrak baru bersama Borussia Dortmund, akan tetapi hal itu tidak menyurutkan ambisi El Real untuk bisa memboyongnya.

Selain itu, Ancelotti juga tengah mempersiapkan untuk merotasi sektor penjaga gawang. Buruan utama untuk urusan kiper ia jatuhkan kepada David De Gea. Kabarnya, De Gea nantinya akan mengisi pos Iker Casillas yang saat ini usianya sudah makin uzur untuk ukuran pemain sepakbola.

Tata Martino Turut Komentari Penalti Gagal Messi

Tata Martino Turut Komentari Penalti Gagal Messi

Mantan Pelatih FC Barcelona yang saat ini menangani Tim Nasional Argentina, turut mengomentari kegagalan penalti Lionel Messi di masa Injury Time babak kedua leg pertama 16 Besar Liga Champions Eropa melawan Manchester City di Etihad Stadium.

Seperti yang kita tahu, Messi yang dijatuhkan oleh Martin Demichelis berhasil membuat wasit menunjuk titik putih penalti. Joe Hart menjadi pahlawan dalam kesempatan ini dengan menebak tepat arah sepakan La Pulga. Messi sebenarnya sempat menyambar bola muntah, tapi bola justru melebar dari gawang Kiper timnas Inggris tersebut.

Menurut tata Martino, Messi akan sangat marah jika mendapati momen seperti ini. Dia juga menambahkan, andai sambaran bola muntah yang dilakukan Messi masuk ke gawang, wasit akan menganulirnya karena waktu pertandingan yang sejatinya telah berakhir.

“Saya sendiri bisa membayangkan bagaimana kemarahannya, saya juga merasa wasit tidak akan mengeizinkan andai bola Rebound berhasil masuk ke gawang karena waktu pertandingan yang telah berakhir”

“Messi tampil luar biasa di tahun 2015 ini, untuk menjelaskan apa yang terjadi tanpa berada di ruang ganti merupakan hal yang sangat sulit”

“Sekarang, dia berhasil mendapatkan bola, bersaing, mencetak gol, terlibat,dan membantu semuanya. Barcelona berhasil memenangkannya dengan bagus, mereka bermain hebat di paruh pertama dan punya bekal untuk leg kedua nanti” Papar Martino kepada Depor TV.

Tugas Barcelona di leg kedua adalah meraih kemenangan, atau setidaknya hasil imbang saja sudah cukup untuk meloloskan mereka ke babak perempat final Liga Champions.

Vincent Kompany Acuhkan Kritik dari Fans

Vincent Kompany Acuhkan Kritik dari Fans

Masih soal hasil akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa antara Manchester City melawan Barcelona yang berlangsung tengah pekan kemarin. Laga bertajuk Big Match di Etihad Stadium itu berakhir dengan kedudukan 1-2, kemenangan Los Catalan, jelas hasil ini memberi kekecewaan di hati para pemain, pelatih, juga para fans Manchester City. Yang jadi bintang dalam pertandingan ini adalah Luis Suarez, eks penyerang Liverpool itu mampu mencetak sepasang gol yang membuat Barca keluar sebagai pemenangnya.

Suarez tampil gemilang dalam pertandingan tersebut, namun fans Manchester City seolah tak mau tahu dan banyak dari mereka yang melayangkan kritik kepada Kapten tim, Vincent Kompany. Secara taktik, defender asal Belgia itu memang ditugaskan untuk Me-Mark Up Luis Suarez sepanjang pertandingan, tapi dia kegagalannya ditandai dengan dua gol yang dicetak el Pistolero.

Bahkan, ketika terjadinya proses gol pertama, Vincent Kompany gagal memblokir umpan silang dari Lionel Messi sebelum akhirnya diteruskan Suarez untuk menjadi gol.

Namun, Kompany sendiri enggan disalahkan atas kekalahan tersebut, dan dia memilih untuk tidak menghiraukan kritik demi kritik yang dilayangkan kepadanya.

“Ketika hasilnya adalah kemenangan, semua orang akan mengatakan bahwa saya tampil bagus, tapi ketika hasil yang kami raih tak sesuai dengan ekspektasi, maka orang-orang akan menunduh ada beberapa pemain yang tampil buruk”

“Semua ini sudah menjadi bagian dari pertandingan dan saya sendiri tak merasa terganggu akan hal tersebut. Media tentu memiliki pendapat sendiri terkait hal ini, akan tetapi bagi saya, hal itu tidak pantas dihiraukan” Tegasnya kepada The Guardian.