Samir Nasri Segera Dapatkan Kontrak Anyar

Samir Nasri Segera Dapatkan Kontrak Anyar

Rencananya, pihak Manchester City akan memperpanjang kontrak Gelandang asal Prancis itu sebelum berlangsungnya tur pra musim 2014/15 mendatang.

Samir Nasri saat ini sedang dilanda kesedihan teramat dalam lantaran tidak dipanggil oleh Didier Deschamps untuk masuk dalam Tim Nasional Prancis di turnamen Piala Dunia 2014. Tentu saja itu adalah sebuah kekecewaan bagi Nasri, namun menurut informasi yang kami dapatkan dari media setempat, mantan punggawa Arsenal itu memilih untuk melupakan kekecewaan nya dengan cara berlibur di Amerika Serikat bersama dengan sang kekasih.

Sepertinya Nasri sudah mulai bisa melupakan kekecewaan nya itu terlebih lagi dalam waktu dekat ini ia akan mendapatkan perpanjangan kontrak dari pihak Manchester City. Ya, menurut informasi yang kami dapatkan dari salah satu media Inggris, pihak Citizen akan segera memperpanjang kontrak Samir Nasri di Etihad Stadium, menyusul sisa kontrak normal nya yang akan kadaluarsa di tahun 2015 mendatang.

Masih dari media yang sama, Nasri kabarnya akan mendapatkan sodoran kontrak anyar dengan durasi empat tahun lamanya.

Performa samir Nasri di musim kemarin memang terbilang apik, sepertinya ia menemukan performa terbaiknya dibawah asuhan Manuel pellegrini, ia juga berperan besar bahkan turut mencetak gol di laga terakhir liga primer Inggris musim 2013/14.

Nasri sendiri sempat merasa kecewa karena dia tidak dipanggil oleh Pelatih Tim Nasional Prancis yakni Didier Deschamps untuk ikut serta menjadi kontingen Les Blues di ajang Piala dunia 2014 kemarin.

Menurut laporan yang kami dapatkan, Perpanjangan kontrak ini akan segera disodorkan Citizen, tepatnya sebelum berlangsungnya tur pra musim.

Neymar tak bisa Nilai Bola Emas Messi

Selain Messi, Arjen Robben dan Bastian Schweinsteiger menurut Neymar juga layak mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik dalam turnamen Piala Dunia 2014 kemarin.

Lionel Messi, pemain berjulukan La Pulga itu gagal memenuhi ekspektasi para penggemar dan juga rakyat Argentina untuk membawa Les Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2014 Brasil kemarin usai takluk di tangan Jerman pada babak final melalui babak perpanjangan waktu. Kendati demikian, sang kapten tidak pulang dengan tangan hampa karena ia terpilih sebagai pemain terbaik dalam ajang tersebut.

Namun, sayangnya banyak pihak yang mengecam penghargaan tersebut, mereka menilai bahwa Messi tidak layak mendapatkan bola emas menyusul performanya yang dinilai biasa saja dalam turnamen ini.

Neymar Da Silva sebagai salah satu rekan Messi di Barcelona juga fans berat La Pulga mengaku tidak tahu apakah Bola Emas itu layak diberikan kepada sang Kapten atau tidak, yang jelas dimatanya Messi adalah salah satu pemain terbaik di Piala Dunia.

“Saya adalah seorang penggemar berat Lionel Messi, baik sebagai pemain dan juga pribadi saya, tidak tahu apakah penghargaan itu layak atau tidak, yang jelas bagi saya dia adalah salah satu pemain terbaik di Piala Dunia 2014 kemarin” Tutur Neymar yang juga gagal membawa Brasil juara.

Di samping itu, Winger 22 tahun itu menyebut bahwa Bastian Schweinsteiger dan Arjen Robben juga layak menjadi kandidat pemain terbaik piala dunia.

“Menurut saya, Arjen Robben dan Bastian Schweinsteiger juga layak masuk daftar tiga teratas” Imbuhnya.

Neymar sendiri gagal membawa Timnas Brasil menjadi juara di kandang sendiri, mereka disingkirkan jerman pada babak semifinal.

Nedved Kritik Sikap Giorgio Chiellini

Nedved Kritik Sikap Giorgio Chiellini

Kendati begitu, Sang Legenda klub Juventus FC itu menilai bahwa Chiellini telah melakukan aksi cerdas dengan memohon kepada FIFA agar meringankan hukuman yang diberikan untuk Suarez.

Insiden Gigitan Luis Suarez kepada Giorgio Chiellini, tentu saja anda masih ingat karena momen yang terjadi di babak penyisihan Group Piala Dunia 2014 itu adalah salah satu insiden yang akan terus dikenang sejarah. Karena kejadian itu, Suarez sampai harus dikenai sanksi berat oleh FIFA yakni berupa larangan ikut kegiatan apapun dalam dunia sepak bola selama empat bulan, bahkan untuk masuk stadion saja tidak diperbolehkan.

Ternyata, insiden tersebut tidak hanya melahirkan kritik kepada Luis Suarez sebagai pelaku gigitan, tetapi juga tertuju kepada Giorgio Chiellini. Ya, Pavel Nedved, salah satu legenda Juventus FC itu menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh Giorgio Chiellini ketika menunjukkan gigitan Suarez kepada Wasit adalah hal buruk.

“saya sangat marah dengan Chiellini menyusul reaksi yang ia tunjukkan dalam insiden tersebut, Ia berprilaku layaknya bocah ingusan ketika menunjukkan bekas luka gigitan tersebut kepada wasit” Tutur Nedved.

Tapi, amarah Nedved langsung meredam saat mengetahui Chiellini langsung meminta kepada FIFA agar mengurangi hukuman yang diberikan kepada Suarez.

“Saya sudah berbicara tentang hal itu bersama Beppe Marotta, dan saya akan berdiskusi langsung dengan dia, tapi kendati begitu Giorgio sudah menunjukkan aksi cerdas dengan meminta kepada FIFA agar mengurangi hukuman suarez tak lama setelah sanksi diberikan” Imbuhnya.

Luis Suarez sendiri saat ini sudah menyandang status sebagai pemain FC Barcelona, sanksi insiden tersebut membuatnya tidak bisa diperkenalkan kepada publik sebagai pemain baru Blaugrana.

Tiago Mendes Perpanjang kontrak Di Atletico Madrid

Mantan punggawa Chelsea FC itu membenarkan adanya tawaran dari klub lain, tapi setelah berfikir cukup panjang ia memutuskan untuk menerima perpanjangan kontrak dari Atletico Madrid.

Tiago Mendes, Gelandang 33 tahun asal Portugal itu sempat menyandang status sebagai pemain Free Agent atau bebas transfer setelah masa kontraknya di Atletico Madrid yang berakhir pada Juni 2014 lalu tidak diperpanjang oleh pihak klub. Sejumlah spekulasi beredar akibat statusnya itu, mulai dari Chelsea kemudian AS Monaco, Paris Saint-Germain dan lain-lain disebut-sebut sudah melayangkan tawaran untuk gelandang veteran itu.

Namun sepertinya sang pemain masih betah berada di kota Madrid, buktinya ia menyepakati perpanjangan kontrak baru yang diberikan kubu Los Rojiblancos. Ya, Atletico Madrid kembali menggunakan jasa Pemain Portugal itu di musim 2014/15 mendatang. Tiago sendiri mengaku senang karena memiliki kesempatan lagi untuk menjadi bagian dari Atletico Madrid.

“Klub telah menawarkan kesempatan kepada saya untuk memperpanjang kontrak disini. Saya bangga akan hal itu karena musim lalu kami melewati musim yang luar biasa bersama, tapi menurut saya sekarang sudah waktunya mengakhiri siklus” Tutur mantan pemain Chelsea FC itu kepada salah satu media Spanyol.

Soal spekulasi yang beredar belakangan ini tentang minat sejumlah klub, sang pemain membenarkan nya, tapi prioritas utama bagi dia tetap adalah Atletico Madrid.

“Memang benar saya ditawarai untuk bermain di kompetisi yang berbeda, saya juga sempat memikirkan semua pilihan yang ada di musim panas ini, dan sekarang keputusan saya sudah jelas, Atletico Madrid menjadi satu-satunya pilihan saya” Imbuhnya.

Musim Depan Terry ingin Tetap di Chelsea

Musim Depan Terry ingin Tetap di Chelsea

Kapten Chelsea itu sepertinya masih ingin lebih lama bertahan di Stamford Bridge, ia berniat untuk berjuang keras agar klub bisa memperpanjang kontraknya lagi di musim depan.

John Terry, Pemain Veteran Chelsea FC itu terbilang lebih beruntung ketimbang dua punggawa veteran lainnya yakni Frank Lampard dan Ashley Cole, pasalnya pihak The Blues memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kedua punggawa tersebut yang berakhir seiring berakhirnya musim 2013/14 kemarin, sedangkan Terry mendapatkan satu musim perpanjangan kontrak di akhir musim kemarin.

Tentu saja, Terry menyadari bahwa usia yang semakin menua mempengaruhi performa seorang pemain sepak bola, membuat level permainan menurun sehingga tidak diperlukan lagi oleh klub. Tapi, dia berhasrat untuk tetap menjaga performa nya, berjuang keras untuk itu agar musim 2015/16 mendatang dia masih bisa bermain untuk Chelsea FC.

“Keadaan tentu akan selalu berubah, seorang pemain akan semakin menua dan akan pergi. Tentu saja suatu hari nanti saya juga akan seperti itu, dan karena itu saya akan mengerahkan semua kemampuan saya untuk memastikan itu tidak terjadi pada akhir musim ini”

“Musim ini sangat penting bagi saya, karena jelas kontrak saya tinggal satu tahun lagi disini, itu tergantung dengan performa saya di sepanjang musim ini, saya suka dengan tekanan semacam ini dan semoga musim depan kami masih bisa berjalan bersama-sama lagi” Tuturnya.

John Terry, 33 Tahun adalah salah satu pemain jebolan akademi Chelsea FC, dan memulai debutnya bersama tim Senior The Blues sejak tahun 1998 silam, selama 16 tahun ia sudah mencatatkan 621 caps lebih di berbagai kompetisi bersama Chelsea.

Juan Mata Senang Taktik Louis Van Gaal

Juan Mata Senang Taktik Louis Van Gaal

Gelandang Tim Nasional Spanyol itu berharap bisa meraih titel bersama Manchester United dibawah kepelatihan Louis Van Gaal, ia mengaku senang dengan gaya sepak bola sang manajer anyar.

Louis Van Gaal akhirnya tiba di Kota Manchester untuk memulai masa kerjanya sebagai pelatih anyar Manchester United. Bahkan, mantan pelatih tim Nasional Belanda itu sudah tiba di Amerika Serikat bersama skuadnya untuk bersiap melakoni laga tur pra Musim di Negeri Paman Sam itu. Tentu saja, para pemain Setan Merah sudah merasakan bagaimana perbedaan taktik sang Manajer, termasuk Juan Mata, gelandang Spanyol yang baru didatangkan pada pertengahan musim lalu.

Mantan pemain Chelsea FC itu mengaku senang dengan gaya permainan yang diterapkan Van Gaal, dan tentu saja ia berharap bisa meraih trofi dibawah taktikal sang manajer anyar.

“Saya merasa senang dengan gaya permainan yang diterapkan olehnya, dan saya berharap di akhir musim nanti kami bisa memenangkan sesuatu, yang mana itu akan menjadi hal luar biasa bagi kami dan dirinya” Tutur Juan Mata kepada salah satu media Inggris.

Selebihnya, Mata mengatakan bahwa dia dan rekan-rekan di Manchester United sedang mencoba untuk fokus mempelajari gaya bermain Pelatih anyar, bermain sebagai tim untuk bisa memenangkan titel di musim 2014/15 mendatang.

“Kami saat ini sedang fokus untuk belajar dari manajer baru, untuk bermain dalam level terbaik selama satu musim. Idealnya adalah bermain sebagai tim dan bersaing untuk bisa mendapatkan titel juara” Imbuhnya.

Van gaal sendiri menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh David Moyes usai masa kontraknya sebagai pelatih Timnas Belanda telah habis.

Michael Essien Terancam Disanksi Asosiasi Ghana

Michael Essien Terancam Disanksi Asosiasi Ghana

Jika memang terbukti bersalah, sudah bisa dipastikan Michael Essien akan mendapatkan sanksi yang berat dari Federasi Sepak Bola Ghana.

Tim Nasional Ghana memang telah mengakhiri perjalanan mereka di turnamen Piala Dunia 2014 ini, usai gagal meraih poin cukup di babak penyisihan group. Laga terakhir yang meleka lakoni adalah laga kontra Portugal, dimana pertandingan tersebut berkesudahan dengan skor 2-1, kemenganan Tim Selecao. Namun, ternyata pertandingan yang berujung kekalahan di pihak Ghana itu ternyata meninggalkan sebuah cerita, adalah Michael Essien, pemain veteran itu kabarnya telah melakukan pelanggaran disiplin pra pertandingan.

Menurut laporan yang kami dapatkan dari media setempat, pelatih Tim Nasional Ghana yakni Kwesi Appiah sendiri mengaku bahwa dia mendapatkan laporan dari staff teknik tentang ulah Essien yang enggan melakukan pemanasan sebelum turun menjadi pemain pengganti dalam pertandingan versus Portugal, padahal pemanasan tersebut untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya diberitahu oleh para staff teknis bahwa Essien tidak mau melakukan pemanasan, padahal ia seharusnya mempersiapkan diri untuk turun dalam laga kontra Portugal” Ujar Sang Pelatih kepada media setempat.

Atas tindakan nya itu, Michael Essien akan dilaporkan ke pihak Asosiasi sepak bola Ghana, dan tentu saja ia akan diberikan hukuman yang setimpal andai memang benar melakukan kesalahan seperti yang disebutkan.

“Saya sudah menuliskan adanya insiden tak mengenakan ini dalam laporan saya dan sudah menyerahkan kepada asosiasi sepak bola Ghana untuk selebihnya diberikan tindakan lanjutan” Imbuh Appiah.

Essien sendiri belakangan ini sempat dikabarkan bakal menjalani karir di Serie A Italia bersama dengan AC Milan.

Malaga FC Resmi Ditinggal Presiden Klub

Abdullah Al-Thani

Bos Malaga FC ‘Abdullah Al-Thani’ kecewa dengan pemerintah lokal yang tidak mendukung aktivitasnya memajukan Klub.

Malaga FC, mantan klub asuhan Manuel pellegrini itu mengalami penurunan semusim terakhir ini, mereka bahkan hanya bisa finish di peringkat ke 11 klasemen akhir la liga spanyol musim 2013/14. Ada banyak penyebab kemunduran yang dialami Los Boquerones, salah satunya adalah tidak adanya dukungan dari pemerintah kota setempat untuk perkembangan klub.

Ya, hal tersebut bahkan membuat Abdullah Al-Thani, sorang pengusaha asal Qatar, Uni Emirates Arab selaku presiden klub Malaga FC harus mengundurkan diri jabatan nya sebagai penguasa klub dikarenakan tidak ada tunjangan atau dukungan dari pemerintah kota Malaga.

“Maafkan saya harus mengatakan ini, itu benar, saya akan pergi dari sini (malaga), karena saya merasa tidak dihormati, diapresiasi dan tidak mendapatkan keadilan” Tutur Al-Thani dalam akun twitter pribadi miliknya.

Al-Thani diperkirakan meninggalkan klub karena ribetnya birokrasi lokal di Kota Malaga yang membuat rencana nya untuk mengembangkan klub menjadi terhambat. Tak heran jika performa Malaga di musim 2013/14 lalu menurun, mereka hanya berhasil finish di peringkat ke 11 klasemen akhir, padahal pada musim sebelumnya, Malaga menjadi salah satu penghuni 5 besar.

Sejauh ini, Malaga FC belum mengumumkan siapa yang sementara waktu akan mengisi kekosongan posisi sebagai presiden klub. Menurut informasi yang kami dapatkan dari salah satu media Setempat, Seorang pengusaha asal Qatar yang belum diketahui namanya bakal mengakuisisi klub tersebut. Kita nantikan saja kelanjutan kabarnya, karena kebanyakan klub eropa sedang vakuum sehubungan dengan Piala Dunia 2014.

Wenger Isyaratkan Vermaelen Hengkang

Wenger Isyaratkan Vermaelen Hengkang

Meski benar Thomas Vermaelen akan pergi, Wenger sudah bersiap mendatangkan pemain anyar yang tepat untuk menggantikan peran dari sang Full Back.

Thomas Vermaelen, masa depan pemain Tim Nasional Belgia itu sepertinya masih suram, pasalnya sejumlah media Inggris menyebut bahwa sang pemain akan pergi dari Emirates Stadium meski menyandang status sebagai kapten Tim. Pasalnya, musim lalu Vermaelen jarang mendapat kesempatan bermain sebagai Starter, ia kalah saing dengan Per Mertesacker dan Laurient Koscielny.

Spekulasi ini semakin menyeruak setelah munculnya kabar tentang minat sejumlah klub papan atas Eropa termasuk Manchester United untuk menebus sang Full Back. Bahkan, menurut informasi yang beredar beberapa waktu lalu, Manchester United telah melayangkan tawaran sebesar 6 Juta Poundsterling untuk sang Defender.

Pelatih Arsene Wenger pun nampak tak bisa memungkiri lagi spekulasi tersebut, dia sendiri menaku tidak bisa menjamin bahwa Vermaelen akan tetap bertahan di Emirates Stadium.

“Saya tidak bisa menjamin itu” tutur wenger kepada reporter media setempat.

Namun, meski demikian pelatih berjulukan The Professor itu mengaku sudah siap kehilangan Vermaelen dan siap mencari defender tengah baru untuk menggantikan peran nya.

“Tapi, jika memang dia pergi, saya akan mendatangkan seorang bek tengah baru” Imbuh sang Pelatih.

Sang pemain sendiri sebenarnya sempat membantah isu kepergian nya dari Emirates Stadium, tapi sepertinya dia akan berfikir ulang untuk tetap bertahan karena tidak adanya jaminan bermain di skuad reguler.

FC Barcelona juga disebut-sebut sebagai salah satu peminat berat Vermaelen menyusul permainan impressif pada Piala Dunia 2014 bersama Timnas Belgia.

Trofi Piala Dunia 2014 Dirusak Jerman

Trofi Piala Dunia 2014 Dirusak Jerman

Federasi Sepak Bola Jerman yakni DFB masih belum mengetahui siapa pelaku dibalik kerusakan kecil pada trofi Piala Dunia tersebut, tapi mereka mengaku akan segera memperbaikinya.

Tim Nasional Jerman berhasil menjuarai Turnamen Piala Dunia 2014 usai mengalahkan tim Nasional Argentina di babak Final lewat gol semata wayang Mario Gotze pada babak perpanjangan waktu kedua. Tentu saja trofi keempat dalam sejarah mereka ini adalah sebuah kebahagiaan, dan wajar jika mereka melakukan selebrasi berlebihan layaknya juara. Sayangnya, sebuah insiden terjadi dalam Selebrasi tersebut, Trofi yang diberikan FIFA untuk sang juara mengalami kerusakan.

Ya, seperti yang kami lansir dari salah satu media jerman, Seorang Pemain Die Panser secara tidak sengaja membuat trofi tersebut rusak, namun untungnya hanya kerusakan kecil. Kabar ini dikonfirmasi oleh pihak DFB selaku Federasi Sepak Bola Jerman melalui Presiden mereka yakni Wolfgang Niersbach, dan tentu saja sang Presiden menegaskan bahwa DFB akan memperbaiki trofi yang rusak itu.

“Sebagian kecil bagian dari Trofi Piala Dunia tersebut lepas, tapi tentang saja, kami punya ahli untuk membenahinya untuk kembali normal” Tutur Niersbach kepada salah satu media Jerman.

Tentu saja, Trofi tersebut hanyalah Replika yang diberikan FIFA kepada setiap pemenang Piala Dunia, dan trofi itu memang boleh dibawa pulang, sedangkan trofi aslinya masih ada di tangan FIFA dan hanya digunakan saat penyerahan dan perayaan juara kepada Tim Pemenang setelah laga Final.

Jika berbicara soal Trofi asli yang memang berbahan emas, nilainya ditaksir mencapai 10 Juta Euro atau sama dengan 16 Milyar Rupiah.