Piala Super Italia 2014 dihelat di Qatar

Piala Super Italia 2014 dihelat di Qatar

Setelah sebelumnya sempat terjadi simpang siur, tentang dimana lokasi yang bakal digunakan dalam mempertemukan sang Juara bertahan Serie A Italia dan Piala Coppa Italia musim lalu, pada akhirnya FIGC resmi memilih Qatar sebagai tempat berlangsungnya laga bertajuk Piala Super Italia itu. Adalah Al Sadd Jassim bin Hammad Stadium yang bakal mempetemukan antara juara bertahan Juventus dan Juara Piala Liga, SSC Napoli.

Adapun kabar ini kami dapatkan dari pihak FIGC, yang mana pertandingan tersebut sendiri bakal berlangsung pada tanggal 22 Desember 2014 mendatang.

Sebenarnya, pertandingan Piala Super Italia ini sudah dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus Silam, atau setelah liburan Musim panas usai Piala Dunia 2014, tapi pihak Napoli tidak setuju karena mereka juga sedang sibuk mengikuti babak kualifikasi Liga Champions Eropa di bulan tersebut. Nah, setelah diadakannya negosiasi dan pembicaraan antar pihak terkait selama beberapa kali, pada akhirnya laga tersebut sepakat dilangsungkan tanggal 22 Desember 2014 mendatang di Qatar.

Piala Super Italia tahun ini adalah edisi yang ke-27, dan memang sejak edisi sebelumnya, pihak FIGC melangsungkan pertandingan ini di berbagai negara. Sebelum Qatar, laga yang sama sempat dihelat di Washington DC, kemudian Newyork, Tripoli, dan musim lau dihelat di Beijing, Cina.

Juventus sendiri musim lalu sukses mempertahankan trofi Serie A Italia mereka, dan untuk kali ketiga secara beruntun. Sedangkan SSC Napoli berhasil meraih trofi Coppa Italia usai mengalahkan Fiorentina pada laga final dengan skor akhir 1-3. Siapakah yang akan berhasil memenangkan piala Super Italia tahun ini?

Penari Profesional Ini Mirip Mario Balotelli

Penari Profesional Ini Mirip Mario Balotelli

Mario Balotelli adalah salah satu pemain sepak bola yang paling disoroti oleh media-media eropa, tapi bukan terkait dengan prestasi yang dia ukir selama berkarir, melainkan kontroversi demi kontroversi yang kerap dia lakukan sejak muncul sebagai salah satu Young Player Italia beberapa tahun lalu.

Tak jadi sebuah yang mengherankan jika pada akhirnya banyak media yang mewartakan berita terkait dengan sosok Balotelli, seperti The Daily Stars misalnya. Tapi adapun berita tersebut tidak berkaitan lagi dengan ulah kontroversial sang Striker Internasional Italia, melainkan tentang sosok pria yang mirip sekali dengan Mario Balotelli.

Adalah Guy Opperman, anggota dari partai Konservatif Inggris itu bercerita dalam akun twitter resminya bahwa dia telah bertemu dengan sosok pria yang sangat mirip dengan Mario Balotelli. Bahkan awalnya dia mengira pria dengan kemeja berwarna pink itu memang benar adalah Balotelli, tapi ternyata pria tersebut hanya memiliki kemiripan saja, terutama pada model rambutnya.

Tidak lupa Opperman mengunggah video singkat pria yang diketahui berusia 55 tahun itu, tapi sayang bukannya mendapat tanggapan lucu, atau konyol, malah banyak pihak yang mengecam tindakan Opperman. Tapi kecaman itu hadir bukan karena pembelaan terhadap Balotelli melainkan usia dari pria tersebut yang 30 tahun lebih tua dari Super Mario.

Seperti yang kami lansir dari The Daily Stars, pria tersebut bukanlah sepak bola, dia hanya seorang penari profesional yang secara kebetulan berada di tempat yang sama dengan Opperman.

Balotelli sendiri sekarang tengah menjadi sorotan media-media Inggris, lantaran tampil buruk bersama Liverpool, bahkan sejak didatangkan dari AC Milan seharga 16 juta pounds, Super Mario baru berhasil mencetak dua gol saja.

Para Legenda yang Layak Cicipi Ballon d’Or

Para Legenda yang Layak Cicipi Ballon d'Or

FIFA Ballon d’Or memang trofi yang diperuntukan bagi seorang pemain terbaik dunia, di setiap tahunnya. Diberikan kepada mereka yang tampil impressif, memukau dan berkontribusi besar atas raihan tim masing-masing. Nah, tapi tidak jarang juga Ballon d’Or malah tidak dicicipi oleh sejumlah pemain bintang yang sebenarnya layak mendapatkan penghargaan tersebut, siapa saja pemain-pemain itu?

1. Raul Gonzales

Dialah Legenda Hidup Real Madrid yang telah berkontribusi besar selama masih berkarir bagi Los Blancos. Tidak hanya demikian, Raul juga mencatatkan diri sebagai Top Skorer Sepanjang masa bagi Real Madrid, dia juga top skorer sepanjang masa Liga Champions Eropa, meski sebentar lagi bakal tergeserkan. Memenangkan banyak hal selama era kejayaan karirnya, sayang dia tidak pernah mengecup penghargaan sekelas Ballon d’Or.

2. Paolo Maldini

Dia adalah salah satu defender terbaik dunia di era keemasan karirnya, Maldini juga dikenal dengan loyalitasnya bersama AC Milan. Menjadi kapten tim dan meraih banyak trofi bersama I Rossoneri, akan tetapi pencapaian maksimalnya di Ballon d’Or adalah masuk dalam 3 kandidat besar pada tahun 1994 silam.

3. Ferenc Puskas

Jauh sebelum rivalitas Lionel Messi dan Ronaldo, ada seorang pemain bernama Ferenc Puskas. Dialah legenda Real madrid pada era 1960an, dia dikenal sebagai mesin gol bagi el Real, bahkan total 514 gol sudah dia dicetak dari 529 pertandingan selama bermain untuk Madrid. Sedangkan bagi Timnas Hungaria, Puskas telah sukses mencetak 84 gol dari 85 laga. Sayang, dia tak pernah mengangkat trofi Ballon d’Or yang tentu saja dia idamkan.

Neymar Jadi Model Kacamata Terbaru dari Police

Neymar Jadi Model Kacamata Terbaru dari Police

Menjadi seorang pemain sepak bola top Dunia memang bakal mengundang Sponsor-sponsor ternama untuk menjalin kontrak dengan pemain tersebut sebagai salah satu bagian dari pemasaran mereka. Terlebih lagi, jika pemain itu sendiri tidak hanya bermodalkan skill apik juga kepopuleran, akan tetapi juga wajah yang menjanjikan, seperti Neymar Da Silva misalnya.

Ya, kapten Timnas Brasil ini sudah beberapa kali menjadi model atau peraga merk-merk pakaian ternama Dunia, dan seperti yang baru saja kami lansir dari salah satu media Catalan, Neymar juga turut menjadi model Kacamata merk ternama dunia yakni Police.

Dalam foto yang diunggah oleh pihak Police, Neymar terlihat sangat keren, layaknya seorang model, kacamata yang ia gunakan juga sangat menarik, dan merupakan model terbaru dari Police.

Menurut informasi yang kami dapatkan, ini bukanlah kali pertama Neymar menjadi mediator promosi kacamata dari Police, sebelumnya dia juga pernah melakukan hal yang sama. Adapun perusahaan ini juga sempat bekerja sama dengan sejumlah tokoh dunia, seperti david Beckham, Bruce Willis, kemudian Antonio Banderas dan Georgio Clooney.

Neymar sendiri mengaku sangat senang dan terhormat bisa menjadi bagian dari publikasi kacamata terbaru dari Police ini.

“Saya merasa sangat terhormat bisa menjadi salah satu bagian dari publikasi ini, dan saya benar-benar menyukai gaya pengambilan foto dengan menggunakan speda motor juga pakaian yang modis dan serasi dengan kacamata yang saya gunakan” demikian aku Neymar kepada Sport.

Sang Winger muda kini tengah bersiap untuk menjalani laga akhir pekan di La Liga melawan Celta Vigo.

Munir El Haddadi akui Idolakan Lionel Messi

Munir El Haddadi akui Idolakan Lionel Messi

Lionel Messi, sang kapten Tim Nasional Argentina itu ditimpa banyak kritik dari berbagai pihak, terkait dengan performa buruknya dalam laga El Clasico akhir pekan kemarin. Ya, dalam laga tersebut, La Pulga tidak bisa membawa Barcelona memetik setidaknya satu poin di Santiago Bernabeu, padahal dia juga tinggal mencetak satu gol lagi untuk bisa menyamai rekor top skorer sepanjang masa La Liga Primera Spanyol.

Belum lagi, presiden FIFA yakni Sepp Blatter juga belum lama sempat menuturkan komentarnya terkait Golden Ball yang didapatkan Messi pada turnamen Piala Dunia 2014 kemarin. Blatter yang selama ini dikenal lebih Pro Lionel Messi malah menyebut bahwa La Pulga tidak layak mendapatkan penghargaan tersebut.

Namun, sejumlah kritikan sepertinya sama sekali tidak mempengaruhi striker muda Barcelona, yakni Munir El Haddadi untuk mengidolakan sosok Lionel Messi. Baginya, Leo adalah pemain terbaik di dunia, seorang pesepak bola unik yang memiliki hal luar biasa.

“Messi adalah pemain terbaik dunia, dia merupakan seorang pemain sepak bola yang unik. Dia bisa melakukan hal yang luar biasa dengan bola di kakinya, dan semua terasa begitu mudah ketika bermain dengannya. Dia memang idola saya” Demikian ucap Sang Wonderkid asal Spanyol seperti yang kami lansir dari salah satu media setempat.

Entah mengapa, performa Messi memang terbilang menurun di musim ini, catatan gol nya pun masih terlampau jauh dari Seorang Cristiano Ronaldo, Rival bertanya.

Total, Messi hanya berhasil mencetak 7 gol dan 7 assist dari 9 pertandingan yang dia lakoni di La Liga Spanyol musim ini.

Transfer Patrice Evra Hampir Terwujud

Patrice Evra Manchester UnitedMasa depan Patrice Evra di Manchester United tampaknya hanya tinggal menunggu waktu pasalnya sang pemain asal Prancis tersebut sudah hampir dipastikan angkat kaki dari Old Trafford pada bursa transfer bulan Januari nanti.

Kabar Transfer Evra tersebut memang sudah terdengar sejak musim lalu ketika The Reds Devil berhasil mendatangkan pemain muda yang berposisi sebagai bek sayap kiri, Alexander Buttner.

Transfer Evra makin terdengar keras ketika kedatangan David Moyes yang menggantikan Sir Alex Ferguson yang telah memutuskan pensiuns.

Moyes sendiri dikabarkan telah memasukan nama Fabio Coentrao, Leighton Baines, dan beberapa nama bek kiri lainnya demi menggantikan posisi Evra yang saat ini memang sudah cukup uzur untuk ukuran pemain sepak bola Liga Inggris.

Pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut juga mengungkapkan bahwa ia masih enggan untuk membicarakan kontrak baru karena ia memang sudah tampak ingin segera keluar dari skuat besutan David Moyes.

“Saya belum memikirkan kontrak baru. Ini adalah masalah personal, bukannya United yang tidak ingin saya menandatangani pembaruan kontrak,” Ujar Evra.

Untuk Sementara belum diketahui kemanakah Evra akan berlabuh, namun kemungkinan dia akan pergi ke Paris Saint Germain atau AS Monaco yang nampaknya memang membutuhkan jasa bek kiri berkualitas dunia seperti Evra.

Tersingkir, ini Komentar Jurgen Klinsmann

Tersingkir, ini Komentar Jurgen Klinsmann

Pelatih ‘Jurgen Klinsmann’ merasa tetap bangga akan perjuangan dan performa pasukannya meski pada akhirnya tersingkir dari turnamen Piala Dunia 2014 ini.

Tim Nasional Belgia akhirnya resmi melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2014 ini, dimana nantinya mereka akan berhadapan dengan Tim Nasional Argentina yang sebelumnya sukses mengalahkan swiss. Jelas, kekalahan ini adalah sebuah pukulan telak bagi Amerika Serikat, pasalnya mereka berpeluang besar untu mencatatkan sejarah baru dengan mencapai babak perempat final.

Tentu saja semua kontingen The Stars and Stripes sedang dilanda kesedihan karena kekalahan ini, namun pelatih Jurgen Klinsmann mengaku bangga atas raihan anak asuhnya sejauh ini juga performa mereka yang terbilang apik.

“Sebuah hal yang normal jika kami kecewa, karena kami memiliki sejumlah kesempatan untuk mengalahkan mereka dalam pertandingan tersebut. Pujian yang besar kami berikan kepada Belgia karena mereka telah lolos ke babak perempat final. Kami sangat bangga dengan penampilan tim kami tadi, setiap pemain nya tampil baik. Mereka telah berhasil membuat negara bangga hari ini dengan performa luar biasa yang mereka tunjukkan” Ujar Klinsmann kepada media setempat.

Mantan asisten pelatih Tim Nasional Jerman itu juga menyebut bahwa bagaimanapun Amerika Serikat harus berhenti memikirkan kegagalan ini, meski terasa pahit.

“Memang sulit menerima kekalahan ini, tapi setelah sedikit waktu jeda, kami harus move on. Saya memberitahu semua pemain di ruang ganti bahwa mereka sepatutnya merasa bangga dan mengambil banyak hal positif dalam hasil ini” Ujar eks pemain Tim Nasional Jerman itu.

Mourinho Bersedia Jadi Pelatih Manchester United

Mourinho Bersedia Jadi Pelatih Manchester United

Di tahun 2013 kemarin, Manchester United memang sibuk mencari seorang pelatih untuk menangani skuat mereka terkait dengan keputusan Sir Alex Ferguson untuk pensiun dari karir kepelatihannya. Pada saat itu banyak pelatih yang diisukan bakal menangani Setan merah, dan Jose Mourinho adalah salah satunya. Tapi sayang, ketika itu United memilih David Moyes, sedangkan Jose Mourinho kembali ke London untuk menangani Chelsea FC.

Banyak rumor yang menyebut bahwa The Special one merasa kecewa karena United urung memilihnya sebagai suksesor Sir Alex Ferguson. Mourinho sendiri belum mengkonfirmasi apakah berita itu benar adanya atau hanya sebatas isu saja.

Nah, baru-baru ini mantan arsitek Real Madrid tersebut menuturkan pernyataan yang cukup mengejutkan dalam wawancara bersama ESPN, secara tidak langsung, The Special One tidak akan menolak jika memang Manchester United datang untuk menawarkan kursi pelatih kepadanya.

“Siapa yang bisa menolak tawaran tersebut? Tidak ada yang bisa mengatakan tidak pada Manchester United. Klub itu masuk dalam golongan tim elit dunia, dan tidak seorang pun yang bisa berkata tidak pada mereka” Paparnya seperti yang kami lansir dari ESPN.

Adapun Jose Mourinho dinilai telah gagal menangani Real Madrid, dan akhirnya ia ditendang dari kursi kepelatihan pada tahun 2013 lalu. Pemecatan tersebut semakin menguatkan isu tentang kekosongan kursi pelatih United dan dirinya, tapi David Moyes lah yang pada akhirnya dipilih oleh Setan Merah. Sedangkan Jose Mourinho kembali menangani Chelsea.

Sayangnya, David Moyes bukanlah pilihan yang tepat, dan belum genap semusim, dia sudah ditendang dari jabatannya itu.

Juventus Terjungkal, Ini Kata Allegri

Juventus Terjungkal, Ini Kata Allegri

Juventus FC akhirnya menelan kekalahan perdana di Serie A Italia musim 2014/15 ini. Adapun yang menumbangkan sang juara bertahan adalah Genoa, dengan skor tipis 1-0, dinihari tadi (30/10) waktu setempat.

Kekalahan itu memang tidak merubah posisi I Bianconneri di puncak klasemen sementara Serie A Italia, hanya saja total jumlah poin mereka kini sama dengan AS Roma yang di pihak lain berhasil meraih kemenangan atas Cesena dengan skor 2-0.

Meski demikian, Pelatih Massimilliano Allegri tetap merasa kecewa dengan kekalahan itu, dan ternyata sang mantan Allenatore AC milan tersebut memilih lapangan sebagai dalih kekalahan tim nya.

“Kami bermain dalam sebuah lapangan yang tidak bagus, para pemain tidak bisa tampil baik karenanya. Tapi kami hanya bisa merasa kecewa dengan 30 detik terakhir poertandingan. Untuk memenangkan musim ini, anda perlu juga meraih hasil imbang, karena satu poin saja bisa membedakan antara peringkat pertama dan kedua”

“kami berjuang, begitu juga dengan Genoa, tapi hasil ini bakal menjadi evaluasi dan pelajaran bagi kami”

“tapi masih ada banyak laga yang tersisa di musim ini, dan kekalahan ini tidak merusak apapun dari kami. Hasil seri memang sangat penting, sama halnya ketika kami melawan Sassuolo. Kami hanya memikirkan bagaimana caranya mencetak gol kemenangan, padahal dalam dunia sepak bola, bertahan juga merupakan bagian yang penting. Resiko seperti ini tidak seharusnya terjadi, terutama dalam 30 detik terakhir pertandingan” Papar Allegri.

Siapa sangka, Genoa menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan Juventus, meski kemenangan tersebut diraih pada menit-menit akhir pertandingan.

Lionel Messi Terbebas dari Kasus Penggelapan Pajak

Lionel Messi Terbebas dari Kasus Penggelapan Pajak

Kejaksaan Spanyol telah mengklarifikasi bahwa Lionel Messi sama sekali tidak terlibat dalam kasus penggelapan pajak yang merugikan Pemerintah Spanyol, La Pulga sama sekali tidak tahu tentang beberapa hal mengenai keuangan nya.

Lionel Messi, Bintang FC Barcelona itu sedang berbahagia karena berhasil mencetak gol kemenangan bagi Tim Nasional Argentina dalam laga pembuka Group F kontra Bosnia-Herzegovina. Ternyata bukan hanya itu kebahagiaan salah satu pemain terbaik dunia tersebut, melainkan juga telah dibebas tuduhkan dirinya dari kasus penggelapan pajak di Spanyol yang membuat kerugian besar bagi pemerintah negeri Matador itu.

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Kejaksaan Spanyol, mereka menyebut Messi tidak tahu menahu dan tidak ada campur tangan dalam kasus penggelapan pajak tersebut.

“Lionel Andreas Messi kami konfirmasikan tidak terlibat dalam pengambilan keputusan manajemen dan aliran uang pendapatan nya sebagai seorang Atlet. Dia bahkan tidak tahu jumlah, tujuan dan cangkupan dari efek dari manajemen keuangan miliknya” itulah pernyataan resmi dari Kejaksaan Spanyol yang kami kutip dari salah satu media Eropa.

Menurut informasi yang kami dapatkan dari media lain, Kejaksaan Spanyol kini tinggal memeriksa Ayah sekaligus Agen Messi yakni Jorge Messi beserta sejumlah pihak terkait yang disinyalir menjadi dalang penggelapan pajak di Spanyol sehingga merugikan pemerintah.

Kabar tentang kasus penggelapan pajak Lionel Messi memang sudah terdengar sejak tahun 2013 lalu, ia sempat dicurigai telah menggelapkan penghasilan nya untuk menghindari pajak yang dibebankan oleh pemerintah Spanyol terhadap pemain asing yang berkarir disana. Kini, La Pulga sudah tidak terlibat lagi dalam kasus tersebut.