Radamel Falcao Jadi Top Skorer Sepanjang Masa Timnas Kolombia

Lionel Messi Penyerang Terbaik Dunia Tahun 2015

Lain di Klub, lain juga di Tim Nasional, setidaknya situasi itu yang tengah dialami oleh penyerang berjuluk El Tigre, Radamel Falcao. Sejak awal musim 2014/15 ini, eks striker Atletico Madrid tersebut tampil dibawah standar bersama Manchester United, bahkan amat jarang dia dipercaya tampil oleh pelatih Louis Van Gaal, entah itu sebagai starter maupun sebagai pemain pengganti. Tak heran, sejauh ini Falcao baru bisa cetak dua gol saja bagi Manchester United di semua ajang.

Tapi, kemulusan perjalanan karir Falcao berbanding kontras ketika ia mengenakan seragam Kebanggaan Negaranya, Tim Nasional Kolombia. Dalam kemenangan telak 6-1 atas Bahrain, pemain pinjaman dari AS Monaco itu sukses cetak sepasang gol bagi El tricolor. Tak sampai disitu produktivias yang ia tunjukkan, kala Kolombia bentrok melawan Kuwait sebagai pertandingan Ujicoba, Falcao kembali cetak satu gol lewat titik putih penalti.

Gol demi gol yang dia gelontorkan bagi Tim nasional Kolombia, membuat Falcao kini memuncakki daftar top skorer sepanjang masa Tim Nasional Kolombia dengan total 24 gol. Tapi, Falcao tidak seorang diri di puncak top skorer tersebut karena ada pemain legenda yang lebih dulu menempatinya dengan torehan gol yang sama, dia adalah Arnoldo Iguaran.

Namun demikian, Falcao tetap berpeluang untuk melampaui torehan sang legenda karena masih bisa tampil di banyak pertandingan bersama Timnas Kolombia, dan masih dipercaya tampil sebagai starter oleh pelatih Jose Pekerman.

Tapi pertanyaan nya sekarang adalah, apakah fakta itu bisa mempengaruhi kepercayaan Louis Van Gaal? Well, kita nantikan saja saat Liga Primer berlanjut nanti.

Pelatih Timnas Myanmar Akui Keunggulan Indonesia

Pelatih Timnas Myanmar Akui Keunggulan Indonesia

Pelatih Tim Nasional Myanmar, Radojko Avramovic memiliki pandangan bahwa anak asuhnya tak tampil maksimal saat bertandang ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo melawan tim Tuan Rumah Indonesia dalam laga ujicoba yang berlangsung, Senin petang (30/03) waktu setempat.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan Tim Garuda dengan skor tipis 2-1, dan hasil inilah yang membuat sang pelatih mengakui keunggulan tim tuan rumah, bukan hanya karena keunggulan gol yang tercipta sepanjang pertandingan, tapi juga dominasi, determinasi dan peluang. Indonesia dinilainya lebih maksimal dan bisa memanfatkan peluang yang ada dengan meraih kemenangan. Tapi, di lain sisi, Avramovic juga menganggap pertandingan ini sebagai pengalaman bagi anak asuhnya yang kebanyakan masih berusia sangat muda.

“Pertandingan tadi sangat menarik, kedua tim bermain terbuka, dan tiga gol tercipta sepanjang pertandingan. Hanya saja, menurut saya Indonesia lebih maksimal dalam memanfaatkan peluang dan berujung pada kemenangan”

“Kami tetap memandang bahwa pertandingan kali ini penting untuk menambah pengalaman para pemain muda kami. Memang tidak sepenuhnya karena beberapa dari mereka juga ikut terlibat dalam skuat Timnas U-22 dan U-20 yang sedang dipersiapkan dengan matang untuk mengikuti Olimpiade juga Piala Dunia (U-20) “ Demikian papar mantan Arsitek Timnas Singapura itu selepas pertandingan.

Indonesia sebenarnya berhasil unggul 2-0 berkat masing-masing gol yang dicetak Raphael Maitino di menit ke-61 dan Cristian Gonzales di menit ke-74. Tapi, tiga menit jelang laga berakhir, David Htan sukses kejar ketertinggalan tersebut,

Main Buruk, Johan Cruyff Peringatkan timnas Belanda

Main Buruk, Johan Cruyff Peringatkan timnas Belanda

Usai tampil Brilian di sepanjang turnamen Piala Dunia 2014 kemarin dan berhasil finish sebagai peringkat ke-3, Belanda sejauh tak mampu lagi tunjukkan performa maksimal mereka di atas lapangan hijau. Bahkan, saat menjamu Turki di Amsterdam arena kemarin, Belanda nyaris saja telan kekalahan andai Wesley Sneijder tak mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir.

Sejak tongkat kepelatihan beralih dari Louis Van Gaal ke Guus Hiddink pada musim panas tahun 2014 lalu, De Oranje bahkan baru bisa memenangkan dua pertandingan saja dari 7 Laga terakhir, yang mana hasil itu membuat mereka duduk di peringkat ke-3 klasemen sementara Group A Kualifikasi Piala Euro 2016.

Performa kurang memuaskan ini menjadi sorotan Legenda Timnas Belanda, Johan Cruyff, terlebih-lebih sebentar lagi mereka akan berhadapan dengan Timnas Spanyol dalam laga ujicoba yang berlangsung pada Rabu Dinihari besok (01/04) waktu setempat di Amsterdam Arena. Sang legenda meminta agar Timnas Belanda segera memperbaiki performa buruk itu jika ingin kembali ke jalur yang benar.

“Harus ada perubahan yang dilakukan, dan itu sangat perlu direalisasikan dengan cepat karena gaya permainan yang mereka tunjukkan seolah melukai mata setiap penonton yang menyaksikan. Kami tidak memiliki apapun, dan saya bahkan bertanya-tanya, kapan mereka membunyikan alarm (peringatan) tersebut” Ujar Cruyff seperti dilansir De Telegraaf.

Belanda harus tetap waspada saat berhadapan dengan Spanyol nanti kendati mereka pernah hancurkan sang Juara Dunia 2010 pada babak penyisihan Group Piala Dunia 2014 kemarin dengan skor akhir 5-1.

Lionel Messi Penyerang Terbaik Dunia Tahun 2015

Lionel Messi Penyerang Terbaik Dunia Tahun 2015

Di Tahun 2015 ini, banyak sekali kejutan yang terjadi, pemain sepakbola terbaik dunia edisi 2014, Cristiano Ronaldo secara mengejutkan tampil kurang bagus, bahkan hanya mencatatkan 5 gol sepanjang tahun 2015 ini. Berbanding kontras dengan rival abadinya, Lionel Messi yang justru tampil menukik tajam sejak pergantian tahun kemarin, tak ayal, Messi pun dinobatkan sebagai penyerang terbaik dunia untuk edisi tahun 2015 versi CIES Football Observatory.

Ya, CIES Football Observatory belum lama ini melakukan survey dan penelitian tentang sosok penyerang terbaik dunia untuk edisi tahun 2015, dan hasilnya adalah Lionel Messi. Adapun Kapten Tim Nasional Argentina tersebut terpilih lantaran statistik fantastis yang ia torehkan bersama Barcelona terhitung sejak tanggal 1 Januari 2015 kemarin.

Fakta memang telah berbicara, Lionel Messi mampu bukukan 17 gol dari total 12 pertandingna di ajang La Liga Spanyol sejak 1 Januari lalu. Lantas bagaimana dengan Cristiano Ronaldo yang notabenenya menyandang predikat sebagai Pemain terbaik Dunia 2014?

Sayangnya, performa melempem sang Superstar membuatnya harus duduk di peringkat ke-29 dalam urutan penyerang terbaik dunia versi CIES Football Observatory, yang mana Kapten Timnas Portugal tersebut hanya mampu cetak enam gol dari 11 pertandingan yang ia lakoni sepanjang tahun 2015.

Arjen Robben menempati urutan kedua setelah Messi, kemudian Bas Dost, Luis Suarez dan Diego Costa secara berurutan menempati peringkat 3 hingga 5.

Messi memang tampil fantastis di sepanjang tahun 2015 ini, dia tak hanya mencetak banyak gol melainkan juga assist di tiap pertandingan, bahkan kini La Pulga tengah puncakki klasemen top skorer assist sepanjang sejarah La Liga Spanyol.

Smalling Tegaskan Komitmen Bersama Manchester United

Smalling Tegaskan Komitmen Bersama Manchester United

Namanya belakangan santer diberitakan media akan menjadi buruan sejumlah klub papan atas Eropa dengan jaminan bermain secara reguler, tapi Smalling menegaskan bahwa dirinya masih ingin bermain bagi Manchester United, hal tersebut ia ungkapkan saat menghadai konferensi pers bersama Timnas Inggris.

Seperti yang kita tahu, klub-klub elit macam Arsenal dan Liverpool dikabarkan siap tebus Smalling pada bursa transfer musim panas mendatang, menyusul sisa kontrak sang pemain hanya sampai musim panas tahun 2016 mendatang. Tapi, pihak Manchester United juga dikabarkan siap untuk memperpanjang kontrak sang defender yang telah bermain 18 pertandingan di ajang Liga primer bersama Setan Merah.

Nah, terkait spekulasi dan sisa kontraknya di Manchester United, Smalling mengaku ingin tetap bertahan di Old Trafford.

“Iu adalah sesutu hal yang tidak bisa saya bahas dengan siapapun, pelatih telah menunjukkan kepercayaan nya kepada saya dan jika saya bermain saya sangat bahagia”

“Kami masih punya delapan pertandingan sisa musim ini, jadi kami akan berusaha untuk memanfaatkannya demi finish di tempat yang lebih baik lagi. Tentu saja sekarang ini saya sedang menikmati waktu saya bersama Manchester, dan saya senang akan fakta tersebut, terlebih lagi untuk sekarang ini”

“Jika saya bisa berkontribusi, seperti sekarang, maka saya akan bahagia bisa bertahan selama yang mereka inginkan” Papar Smalling kepada Pers.

Chris Smalling, 25 tahun telah bergabung dengan Manchester United dari Fulham pada tahun 2010 lalu. Sejauh ini, smalling telah mencatatkan 141 pertandingan dan mencetak 8 gol.

Park Ji-Sung Sayangkan Kualitas Lapangan untuk Seleksi Bakat Muda Indonesia

Park Ji-Sung Sayangkan Kualitas Lapangan untuk Seleksi Bakat Muda Indonesia

Park Ji-Sung tengah berada di Indonesia untuk melakukan seleksi pemain muda berbakat yang digalang oleh Clear bekerja sama dengan Manchester United dalam tajuk Clear Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015.

Legenda Manchester United yang hadir langsung menyaksikan performa para pemain muda Indonesia untuk Regional jawa Timur menyayangkan kualitas lapangan tempat berlangsungnya proses seleksi. Adapun lapangan yang digunakan adalah Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang. Menurutnya kondisi lapangan yang kurang baik membuat para bakat-bakat muda tak bisa tampil Impressif.

“Mereka bermain cukup keras dikarenakan lapangan yang kurang baik, mereka tak bisa tampil impressif. Ini kurang baik bagi mereka, namun mereka semua masih muda, jika mereka mau bekerja keras, mungkin mereka akan menjadi pemain bagus nantinya”

“Mereka masih sangat muda, jika ingin bermain di Eropa, maka mereka lebih dulu harus bekerja keras di Level Asia, karena level eropa sangatlah sulit, namun semua bisa saja terjadi”

“Untuk usia anak-anak, sepakbola lebih sekedar mencari kesenangan, mereka harus berusaha untuk mencintai permainan ini lebih dulu sebelum menjelma jadi pemain Professional. Saat sudah berusia 17 atau 19 tahun, mereka harus mulai diperkenalkan dengan yang namanya kompetisi agar memiliki mental pemenanga” Ujar Park Ji-Sung kepada Goal Indonesia.

Menurut informasi yang kami dapatkan, selain Park Ji-Sung hadir juga pemandu bakat lainnya seperti Andrew Stiker dan Richard South. Sedangkan Kurniawan Dwi Julianto dan Zainal Abidin menjadi pemandu bakat lokal. Mereka rencananya akan berlatih di Manchester United Soccer School UK bagi yang lulus seleksi.

Kembali Kunjungi Anfield, Fernando Torres Emosional

Kembali Kunjungi Anfield, Fernando Torres Emosional

Para Kopites mendapatkan kesempatan untuk kembali saksikan para legenda tim kesayangan mereka saling adu kekuatan dalam laga Liverpool All Stars Charity Match yang berlangsung pada minggu malam kemarin (29/03) waktu setempat. Pertandingan tersebut dihelat di Anfield, mempertemukan antara Gerrard Cs menghadapi Jammie Carragher Cs.

Laga bertajuk amal tersebut diikuti oleh sejumlah mantan pemain Liverpool dan yang masih aktif sampai sekarang, seperti Fernando Torres, Luis Garcia, Luis Suarez, Pepe Reina, Xabi Alonso, Mario Balotelli dan beberapa legenda lain. Jelas, bagi para eks Liverpool, mengunjungi Anfield lagi adalah hal yang spesial, terlebih bagi Fernando Torres yang telah menghabiskan waktu cukup lama bermain dengan mengenakan seragam Liverpool.

Torres, 31 tahun mengaku kembali merasakan atmosfer Anfield yang luar biasa, banyak juga penonton yang hadir di tribun menyanyikan lagu untuk dia layaknya semasa masih mengenakan seragam merah pada Periode 2007-2011.

Kepada Liverpool FC TV, Torres mengaku sangat Emosional akan sambutan hangat nan meriah yang ditunjukkan para suporter di tribun.

“Sangat emosional, saya tidak tahu bagaimana harus bereaksi atas sambutan yang mereka berikan, mereka telah melantunkan nyanyian yang masih jelas melekat dalam benak saya, itu membuat saya kembali terkenang akan masa-masa saat berjuang dengan Liverpool”

“Nyanyian fans sangatlah berarti dan akan selalu saya kenang. Selama tiga setengah tahun saya berada di sini dan mendapat dukungan dari The Kop sangatlah luar biasa. Jadi dukungan mereka termasuk hari ini tidak akan pernah saya lupakan” Aku torres kepad LFCTV.

Jordan Henderson Tenang Tanggapi Perpanjangan Kontrak

Jordan Henderson Tenang Tanggapi Perpanjangan Kontrak

Gelandang andalan Liverpool, Jordan Henderson mempertegas komitmennya bersama dengan Liverpool, tim yang telah dibela sejak tahun 2011 lalu.

Memang, seperti yang kita tahu, sosok yang ditunjuk untuk menjadi Kapten kedua setelah Gerrard dalam skuat The Reds tersebut memang belum mendapatkan perpanjangan kontrak sampai saat ini, padahal ekstensi kontraknya tinggal tersisa hingga musim panas tahun 2016 mendatang. Jika, menilik performanya yang selalu apik di tiap pertandingan dan selalu diturunkan sebagai starter, kami rasa Jordan Hendersson layak mendapatkan perpanjangan kontrak anyar.

Namun, kepada reporter setempat, Henderson mengaku tak terlalu memikirkan hal tersebut. Sang pemain percaya kepada Agen transfernya dan pihak Liverpool untuk menuntaskan perihal perpanjangan kontrak.

“Itu bukan masalah yang besar bagi saya. Saya saat ini sangat senang bermain bagi Liverpool dan saya bertekad untuk bertahan di sini dalam waktu yang lama. Tentang kontrak saya, saya rasa semua orang sedang mempermasalahkan hal tersebut, tapi saya hanya percaya kepada Agen saya dan pihak klub untuk mengurus tentang kontrak dan pasti akan dituntaskan, kapanpun itu”

“Semua yang ingin saya lakukan adalah memberikan yang terbaik bagi Liverpool dan Negara saya” Ujar Henderson kepada reporter setempat.

Jordan Henderson, 24 tahun telah bergabung dengan Liverpool pada tahun 2011 lalu. Tim Marseyside menebusnya dari Sunderland dengan nilai transfer mencapai angka 20 Juta Poundsterling, Henderson dipercaya untuk menggantikan posisi Gerard sebagai Kapten tim saat sang legenda klub tersebut tengah cedera atau absen.

Kane Girang Cetak gol di Laga Perdana Bagi Timnas Inggris

Kane Girang Cetak gol di Laga Perdana Bagi Timnas Inggris

Harry Kane akhirnya berhasil menjalani debutnya bersama Tim Nasional Inggris pada pertandingan kualifikasi Euro 2016 melawan Lithuania. Masuk di menit ke-71 menggantikan Wayne Rooney, debut Kane terasa sangat spesial karena beberapa detik usai memasuki lapangan, penyerang Tottenham Hotspur tersebut langsung berhasil mencetak gol perdana bagi The Three Lions lewat sundulan kerasnya yang berawal dari umpan cerdas Raheem Sterling.

Jelas saja, pemain berusia 21 tahun tersebut merasa senang akan gol yang telah dia cetak bagi Timnas Inggris. Terlebih gol pertama itu berlangsung saat melakoni debut. Kepada ITV Sports, Kane berharap gol itu menjadi pembuka gol-gol lainnya bagi The Three Lions untuk pertandingan selanjutnya.

“Pertandingan ini sama sekali bukanlah awal yang buruk bagi saya pribadi, saya telah mendambakan saat-saat seperti ini, meski terlihat samar memang. Saya senang dan bangga bisa bermain dengan rekan-rekan lainnya”

“Saya bisa mengatakan bahwa ini merupakan momen terbaik dalam karir saya. Bisa mewakili Negara dalam level senior dan semoga saja saya bisa terus melakukan itu. Gol ini merupakan gol yang pertama dari gelontoran gol-gol lainnya” Ujar Kane kepada ITV Sports.

Harry Kane memang tampil luar biasa bersama Tottenham hotspur musim ini, bahkan dia telah mencatatkan 29 gol bagi tim asal London Utara tersebut, tak heran jika pelatih Roy Hodgson memperhitungkan namanya untuk skuat teranyar Timnas Inggris.

Tapi tentu saja, mencetak gol di laga debut tidak menjamin Kane bisa bermain terus menerus, karena bagaimanapun semuanya butuh proses adaptasi.

Jerzy Dudek Sarankan Szczesny Tinggalkan Arsenal

Jerzy Dudek Sarankan Szczesny Tinggalkan Arsenal

Eks Penjaga gawang Liverpool asal Polandia, Jerzy Dudek, mewanti-wanti kepada penerusnya dibawah mistar tim Nasional Polandia, Wojciech Szczesny untuk meninggalkan Arsenal usai pihak klub tak lagi menunjuknya sebagai penjaga gawang utama dalam tim.

Seperti yang kita tahu, Szczesny memang telah digeser posisinya oleh kiper kedua yang didatangkan Meriam London pada bursa transfer musim panas kemarin, David Ospina sejak penjaga gawang asal Polandia tersebut ketahuan merokok di ruang ganti tka lama berselang usai kekalahan dari Southampton. Dudek menyarankan agar Szczesny meninggalkan Arsenal untuk mengikuti jejak koleganya, Lukasz Fabianski yang sekarang menjadi penjaga gawang utama Swansea City.

“Ini merupakan masalah yang serius. Andai saya berada dalam posisinya sekarang, maka saya akan mencari tahu, apakah saya masih memiliki kesempatan untuk bermain di tim utama Arsenal dan tidak perlu menunggu lebih lama seperti yang dilakukan Fabianski. Sekarang, Arsene Wenger telah memantapkan hatinya untuk tetap memasang David Ospina sebagai penjaga gawang utama” Ujar Dudek yang pernah membawa Liverpool menjuarai Liga Champions Eropa tahun 2005 silam.

Lebih lanjut, Dudek mengingatkan kepada Szczesny, bergesernya posisi menjadi kiper kedua akan berpengaruh juga pada posisinya dalam skuat Tim Nasional Polandia.

“Fabianski saat ini tengah berada dalam performa yang luar biasa, di sisi lain, Artur Boruc memiliki pengalaman yang sangat bagus. Menurut saya, pelatih Polandia akan membuat keputusan yang tepat di saat-saat terakhir, sangat kecil kemungkinan bagi Szczesny untuk tampil dalam laga kontra Irlandia” Sambungnya.