Brendan Rodgers Masih Layak Bertahan Di Liverpool

Brendan Rodgers Masih Layak Bertahan Di Liverpool

Musim 2014-2015 ini merupakan musim ketiga Brendan Rodgers melatih klub Liverpool, namun sepertinya tahun ini merupakan musim terakhir Brendan Rodgers melatih Liverpool. Hal itu disebabkan karena penampilan Liverpool musim ini yang tidak konsisten dalam setiap pertandinganya. Dalam pertandingan terakhir mereka minggu lalu, The Reds julukan dari Liverpool ditaklukan Aston villa 2-1 dalam ajang piala FA. Itu berarti kesempatan Liverpool musim ini meraih gelar pupus sudah, karena ajang piala FA merupakan kesempatan satu-satunya Liverpool untuk meraih gelar musim ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya Liverpool akan dipastikan mengakhiri musim ini tanpa gelar satupun.

Selain penyebab kekalahan di ajang piala FA, alasan lain kabar pemecatan Brendan rodger musim ini adalah penampilan buruk di liga premier Inggris. Saat ini Liverpool ini berada diposisi diluar zona Liga Champion yang sangat tidak mungkin untuk meraih gelar Liga Premier Inggris, karena hanya tersisa beberapa kali pertandingan saja. Untuk berada di zona Liga Champion saja Liverpool sangat kesulitan karena harus bersaing ketat dengan beberapa tim lainnya. Padahal musim lalu Liverpool hampir saja meraih Liga Primer Inggris, namun akibat kesalahan dibeberapa pertandingan terakhir membuat Liverpool harus rela menyerahkan title Liga Premier Inggris ke tangan Manchester City.

Isu yang beredar jika Brendan Rodgers dipecat dari kepelatihan Liverpool musim ini, management Liverpool sudah menyiapkan beberapa nama pengganti seperti Jurgen Klopp dan Rafa Benitez. Jurgen Klopp saat ini sedang menganggur karena beberapa waktu lalu Ia secara resmi mengundurkan diri dari klub Borussia Dortmund. Nama pelatih lain yang di kabarkan akan menukangi Liverpool musim depan yaitu Rafa Benitez. Rafa Benitez sendiri sudah tidak asing lagi bagi penggemar Liverpool, karena beberapa tahun lalu pernah melatih Liverpool untuk beberapa musim dan pernah membawa Liverpool juara Liga Champion.
Akan tetapi menurut salah satu legenda Liverpool yaitu Jamie Carragher mengungkapkan bahwa pelatih Brendan Rodgers masih layak untuk melatih Liverpool untuk musim depanPemain yang pernah juga merasakan di latih oleh Brendan Rodger pada musim lalu ini mengukapkan bahwa saat ini Liverpool sedang berada masa yang sangat menyedihkan karena tidak mampu meraih gelar satupun pada musim ini
Tambahnya lagi, mungkin pemain Liverpool musim belum begitu kompak sehingga membuat Liverpool terpuruk musim ini.

Sehingga, Ia menganggap bahwa Brendan Rodgers masih punya kesempatan musim depan untuk meraih gelar yang dinginkan. Untuk diketahui bahwa Liverpool belum pernah meraih gelar kompetisi setelah berganti nama menjadi Liga Premier Inggris dan dalam jumlah terbanyak peraih gelar pun Liverpool berada diposisi kedua setelah Manchester United. Untuk musim depan gelar Liga Premier Inggris merupakan fokus utama dari The Reds.

Eden Hazard Mendapat Nilai Plus Di Mata Zidane

Eden Hazard Mendapat Nilai Plus Di Mata Zidane

Belum lama ini salah satu legenda Real Madrid yang sekarang menjadi pelatih Castilla mengungkapkan bahwa Ia tertarik dengan salah satu punggawa Chelsea yaitu Eden Hazard. Bahkan Zidane menilai bahwa Hazard melebihi dari Cristiano Ronaldo di Rela Madrid dan Lionel Messi di Barcelona. Hazard sendiri saat ini menjadi salah satu pemain andalan dari Chelsea, kontrbusi besarnya membuat Chelsea saat ini berada di peringkat pertama Liga Premier Inggris. Pemain berumur 24 tahun ini sudah mencetak 18 gol dari semua ajang kompetisi pada musim ini.

Dengan penampilannya yang terus membaik setiap tahunnya bersama Chelsea membuat Zidane tertarik kepadanya, belum jelas yang di maksud apakah tertarik untuk memboyongnya ke Santiago Barnebeu yang menjadi markas dari klub Real Madrid atau hanya mengagguminya secara pribadi. Ia mengunkapkan bahwa Ia sangat menyukai gaya permainannya di lapangan, kontribusi yang diberikan sangat besar terhadap klubnya dan dapat melebihi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Sampai saat ini memang belum ada pemain yang dapat melampaui kehebatan dari Ronaldo dan Messi, akan tetapi menurut Zidane, Eden Harzard akan melebihi keduanya suatu saat ini, bahkan Ia mengakui lebih menyukai Hazard ketimbang Ronaldo dan Messi.
Dengan peformanya yang apik musim ini, membuat Hazard menerima kontrak baru berdurasi lebih dari lima tahun, hal ini dilakukan oleh management Chelsea guna mengikat pemain tersebut agar tidak pergi ke klub lain. Perlu diketahui, bahwa Hazard dibeli oleh Chelsea dari klub Prancis Lille senilai 32 juta pundsterling pada tahun 2012 yang lalu. Semenjak kehadirannya, memang lini depan Chelsea semakin menakutkan bagi bek lawan.

Komentar-komentar Zidane mengenai Hazard sendiri menimbulkan rumor yang beredar bahwa Rela Madrid ingin memboyong Hazard dari Chelsea. Sebelum pindah ke Chelsea sebenarnya Rela Madrid juga tertarik memboyongnya, namun mereka kalah saing dengan Chelsea yang menjdi klub tujuan dari kepindahan Hazard. Komentar yang dikeluarkan Zidane bisa saja isu jendela transfer selanjutnya, karena komentar serupa juga pernah dikeluarkan Zidane saat sebelum Rela Madrid memboyong Gareth Bale dari Tottenham Hotspur dengan nila transfer yang sangat tinggi sehingga membuat Bale menjadi pemain termahal saat ini.

Pada waktu itu Zidane tertarik dengan Gareth Bale dan menurutnya bahwa Bale melebihi dari Ronaldo dan Messi. Lebiih lanjut pada waktu itu Ia juga terkesan dengan permainan Bale di lapangan. Dengan komentar-komentar yang dikeluarkan Zidane, tidak lama setelah itu Real Madrid berhasil memboyong Bale ke Santiago barnebeu. Akankah komentar Zidane tentang Hazard tidak hanya ketertarikan semata namun ketertarikan untuk memboyongnya ke Real Madrid?. Kita tunggu saja ketika jendela transfer pada musim panas nanti telah dibuka.

Buffon Menginginkan Juara Liga Champion Di Penghujung Karirnya

Buffon Menginginkan Juara Liga Champion Di Penghujung Karirnya

Liga Champion merupakan kompetisi yang paling bergengsi di benua Eropa. Setiap tim dan pemain sepakbola yang berlaga di liga-liga Eropa sangat menginginkan mengangkat trofi Liga Champion ini tidak terkecuali salah satu kiper terbaik didunia saat ini yang bermain untuk klub Juventus yaitu Gianlugi Buffon. Untuk para penggemar sepakbola dunia tidak mungkin tidak kenal dengan sosok Gianlugi Buffon. Pesepakbola dengan posisi kiper ini merupakan salah satu bagian penting dari klubnya hingga saat ini yaitu Juventus. Sudah berpuluh tahun Buffon ini membela klub asal kota Turin, Italia tersebut. Sudah banyak gelar yang Ia peroleh bersama klubnya, namun hanya satu gelar yang belum Ia peroleh yaitu gelar juara Liga Champion.

Pemain berumur 37 tahun ini sangat ingin merasakan gelar juara Liga Champion, bagaimana tidak sudah hampir 20 tahun berkecimpung di Liga Champion ini namun belum pernah merasakan gelar juara Liga Champion sekalipun. DI penghujung karirnya Ia sangat menginginkan mengangkat trofi gelar juara Liga Champion bersama klubnya saat ini yaitu Juventus. Juventus memang pernah dua kali merebut juara Liga Champion, akan tetapi saat juara Juventus belum diperkuat oleh sang kiper Gianlugi Buffon. Pada tahun 2004, ketika Buffon sudah berseragam ‘SI Nyonya Tua” berhasil mencapai final Liga Champion, namun sayang saat itu Juventus dikalahkan oleh AC Milan lewat adu penalti.

Semenjak itu, Juventus belum pernah lagi merasakan partai final Liga Champion. Setelah itu dalam kompetisi Liga Champion Juventus posisi terbaiknya hanya berhasil mencapai fase perempat final. Untuk musim kompetisi Liga Champion 2014-2015 ini, Juventus telah berhasil masuk ke babak semi final setelah tadi malam sukses menyingkirkan perlawanan dari klub asal Perancis yaitu As Monaco dan menunggu lawan antara Bayern Munchen, Barcelona dan Real Madrid.

Dengan pencapaian saat ini hingga masuk semi final membuat Buffon sangat berhasrat ingin sekali merengkuh juara Liga Champion saat ini, mengingat tinggal dua langkah lagi Juventus untuk bisa juara Liga Champion. Buffon sendiri sangat penasaran ingin mengangkat piala Liga Champion, karena Buffon merupakan kapten tim. Pemain berumur 37 tahun sangat berhasrat bisa juara untuk musim ini dikarenakan faktor usianya yang sudah sangat tua untuk seumuran pemain bola yang hanya memiliki waktu beberapa tahun lagi sebelum pensiun.

Untuk itu, Bufon ingin berjuang hingga akhir agar bisa membantu Juventus menjadi juara Liga Champion untuk yang ketiga kalinya. Dengan begitu gelar yang di dapatkannya menjadi lengkap. Bersama negara Italy sendiri, Buffon pernah membawa menjadi juara dunia pada tahun 2006. Akan begitu indah bila gelar itu dilengkapi dengan gelar juara Liga Champion sebelum Ia pensiun

Berpetualang Di Spanyol, Moyes Enggan Kembali Ke Inggris Dalam Waktu Dekat

Berpetualang Di Spanyol, Moyes Enggan Kembali Ke Inggris Dalam Waktu Dekat

Memiliki banyak sekali pengalaman di dunia persepakbolaan menjadikan Moyes memiliki nama yang cukup besar dan dikenal oleh seluruh pecinta bola. Manager sekaligus komentator yang meniti kariernya sebagai pemain sepak bola dengan melakoni 540 permainan sebagai pemain tengah, menjadikan lelaki berusia 52 tahun ini memiliki banyak sekali pengalaman yang tak semua orang miliki. Mulai merasa membutuhkan udara segar, pria bernama asli David William Moyes ini melakukan sebuah petualangan ke Spanyol. Di Spanyol ia bergabung bersama Real Sociedad dan membawa tim tersebut meraih 9 kemenangan dari 26 pertandingan sejak November lalu.

Menikmati suasana yang berbeda baik itu dari segi kebudayaannya, bahasanya, maupun stadion dan para pemainnya merupakan suatu hal yang memberikan rasa ketertarikan tersendiri pada diri mantan pelatih Manchester United ini. Berbekal pengalamannya melatih sejak tahun 1988 yang memulai debutnya menjadi pelatih Preston North End dan mengantarkan tim tersebut lolos dari degradasi. Selama bertugas ia telah mengantarkan Preston meraih 113 kemenangan dari 243 pertandingan hingga akhir tahun 2001.

Di tahun 2002 ia berpindah tugas menjadi pelatih Everton. Dan lagi ia menghadapi kondisi yang sama ketika mengawali tugasnya untuk memanageri Preston dengan Everton. Sama-sama sedang terancam degradasi. Dan lagi, ia berhasil meloloskan Everton dari degradasi, selanjutnya membawa Everton menjadi tim yang cukup terkenal dan hebat kala itu. Hingga terhitung satu dekade Moyes bertugas untuk Everton, ia dihujani pujiandari banyak rekan-rekan manager lain seperti Sir Alex Ferguson, Kenny Dalglishdan Arsene Wenger untuk prestasi yang berhasil dicapai bersama Everton. Sejak itu, ia mulai menapaki tingkat populeritas yang tinggi sebagai seorang manager.

Di tahun 2013 ia menggantikan posisi Sir Alex Ferguson sebagai manager Red Devil alias Manchaster United hingga tahun 2014. Merasa cukup dengan pengalamannya di Inggris, kota yang membesarkan dirinya dan namanya, akhirnya ia memilih untuk bertualang ke Spanyol untuk mencari suasana baru yang jelas berbeda dengan Inggris. Sangat menikmati pekerjaanya bertugas di La Real dan meninggalkan Premier League telah menjadi pilihan hidupnya untuk waktu sekarang ini.

Belum berminat untuk kembali ke liga Inggris ternyata ia sudah dilirik oleh klub-klub di negara yang membesarkan namanya tersebut. Ham United dan Newcastle united adalah dua team yang dilangsir tertarik untuk memulangkan mantan pelatih Everton dan MU tersebut. Tentu dengan reputasinya yang sudah tak perlu diragukan lagi membuatnya menjadi incaran dari banyak tim. Berada di Spanyol dan menikmati pekerjaannya, tak berarti ia tak berminat untuk pulang kembali ke Inggris. Dia jelas menyatakan pasti akan kembali pulang ke Inggris, tetapi setelah ia merasa cukup untuk petualangannya selama di Spanyol.

Skrtel Memilih Setia Pada The Reds

Skrtel Memilih Setia Pada The Reds

Dari banyaknya isu yang mengabarkan bahwa Skrtel ditawari oleh beberapa klub yang sedang mengincarnya untuk bergabung setelah kontrak dengan The Reds, Liverpool habis pada musim panas mendatang. Ternyata Defender The Reds, Martin Skrtel yanglahir di Handlova, Cekoslovakia tersebut masih memilih untuk tetap setia pada The Reds dengan rencana perpanjangan kontrak kerjanya yang sedang dibahas oleh Karol Sconto selaku agennya dengan Liverpool. Agen dari Skrtel pun menyangkal jika telah ada rencana untuk Skrtel bergabung dengan Wolfburg maupun Napoleo yang dikabarkan tertarik untuk merekrut Skrtel sebagai pemainnya. Bahkan Sconto tidak mengetahui bahwa klub asal Jerman tersebut tertarik untuk merekrut Skrtel.

Pemain yang lahir pada 15 Desember 1984 ini mengawali kariernya dengan bergabung bersama tim Liga Super Slovakia – AS Trencin setelah sebelumnya ia menimba ilmu di Akademi Prievidza ketika masih kecil. Setelah tiga musim bergabung dengan Trencin dengan 44 kali memberikan sajian permainan di lapangan hijau dan menyetak 8 gol untuk tim tersebut, Skrtel memilih pindah ke Zenit Saint Petersburg untuk meningkkatkan kualitas dirinya. Setelah pemain yang berbadan kekar dan tersohor tak kenal kompromi ini memberikan sumbangsih 3 gol pada 74 permainan untuk liga Rusia tersebut, ia memilih untuk pindah ke Liverpool.

Dikrekrut oleh Rafael Benitez, arsitek Liverpool pada tahun 2008, dengan rasa ragu yang dimiliki oleh para fans The Reds pada Skrtel yang hadir untuk menggantikan Samy Hyypia yang hengkang ke Bayern Leverkusen ternyata mampu membuktikan kualitas dirinya. Debutnya di Liverpool ternyata tak kalah dari para pemain seniornya. Beraksi pada sebagai bek dengan memberikan pertahanan yang kokoh menjadikan Skrtel hingga kini sebagai pemain utama untuk pertahanan The Reds.

Dengan memberikan sumbangsih 17 gol yang dibungkus dalam 287 pertandingan sejak tahun 2008 silam, Skrtel menjadikan dirinya sebagai seorang pemain yang berkualitas tinggi untuk memberikan pertahanan sebagai bek di setiap pertandingan bersama The Reds. Dengan banyaknya pertandingan yang telah dilaluinya dan naik turunnya perform di setiap pertandingannya, The Reds menjadikannya merasa nyaman untuk terus bertahan menjadi defender Anfield.

Itu dia sejarah perkembangan Skrtel dari mulai ia berada di Akademi Prievidza hingga ia dapat menjadi salah satu defender terbaik yang dimiliki oleh The Reds Liverpool. Hampir tujuh tahun sudah bergabung bersama The Reds team memberikannya banyak pengalaman yang juga mengasah kemampuannya menjadi lebih baik lagi. Menjadi bagian dari Liverpool ternyata memberikannya kenyamanan tersendiri dan membuatnya ingin tetap setia dan bertahan sebagai defender terbaik untuk Liverpool. Maka dari itu, seberapa banyaknya isu yang mengatakan bahwa ia akan direkrut oleh berbagai klub, Skrtel tetap memilih setia pada The Reds.

Steven Gerrard Kecewa Timnya Kalah Di FA CUP

Steven Gerrard Kecewa Timnya Kalah Di FA CUP

Saat ini mungkin menjadi salah satu musim yang paling buruk buat Liverpool. Bagaimana tidak, hari minggu kemarin The Reds sendiri telah disingkirkan oleh Aston Villa di FA cup. Hal ini tentu membuat pamor klub yang dipanggil the Reds jatuh terkapar. Liverpool sendiri adalah salah satu klub terbesar di Inggris. Klub ini telah berdiri lebih 100 tahun yang lalu. Prestasi yang diperoleh klub ini pun bukan main-main. Mereka telah mengumpulkan 18 Premier League, 5 Liga Champion, 7 penghargaan FA dan 3 UEFA cup. Mereka juga selalu memiliki tim dengan pemain yang di atas rata-rata. Sayangnya hal ini tidak menjamin kesuksesan dari tim tersebut.

Hal ini dilihat dari kekalahan mereka dari Aston Villa kemarin yang bisa dibilang sangat mengecewakan. Aston Villa sendiri adalah salah satu tim yang sama-sama bertarung di premier league. Tapi, mereka bisa dibilang jauh di bawah mereka secara kualitas. Bahkan, mereka sampai kesulitan menjaga porsisi mereka sendiri keluar dari zona degradasi yang bisa membuat mereka tersingkir dari Premier League. Pemain-pemain yang mereka miliki pun jauh di bawah para pemain Liverpool sendiri. Namun, ternyata mereka justru mampu menyingkirkan Liverpool yang berada jauh di atas mereka.

Ini tentu saja membuat banyak pihak merasa sangat kecewa. Kapten The Reds, Steven Gerrard, mengatakan bahwa dia merasa sangat kecewa. Gerrard berpendapat bahwa timnya berada di bawah peforma terbaiknya. Dia juga mengatakan bahwa ada beberapa alasan tertentu yang gak bisa diungkapkan yang membuat performa timnya jeblok. Dia bahkan mengatakan kalau Aston Villa bermain jauh lebih baik dari mereka sendiri. Hal ini sangat disayangkan sebab Steven Gerrard sendiri akan meninggalkan Premier League untuk bergabung dengan Los Angeles galaxy di MLS. Dan yang lebih parah lagi, pertandingan Final Piala FA diadakan pada tanggal 30 Mei yang bertepatan pada hari ulang tahunnya.

Strategi yang dilakukan oleh Si Merah sebenarnya tidak buruk. Skema yang digunakan adalah 3-4-3 yang sudah umum diterapkan oleh Brendan Rodgers sendiri. Pada babak pertama mereka mampu mendominasi lapangan dengan baik. Bahkan, mereka berhasil memasukkan gol terlebih dahulu sebelum mereka kebobolan pada 5 menit kemudian. Sayangnya, mereka justru kendur di babak kedua. Hal ini membuat mereka kebobolan satu gol pada menit ke 54. Substitusi seperti Johnson dan Lambert pun tidak berkontribusi.
Brendan Rodgers menyatakan bahwa kekalahan ini diakibatkan oleh mentalitas pemainnya yang kurang.

Dia berpendapat bahwa pemainnya kurang berani dan percaya diri ketika melakukan laga yang penting dan besar. Hasil ini membuat mereka harus lebih sabar untuk menahan keinginan mereka mengangkat piala. Situasi ini membuat seluruh pemain semakin frustrasi termasuk Steven Gerrard.

Juventus Berencana untuk Datangkan Raheem Sterling

Juventus Berencana untuk Datangkan Raheem Sterling

Dunia persepakbolaan semakin keras dan ganas saja. Hal ini bisa dilihat dari perburuan pemain yang dilakukan oleh Juventus kepada pemain Liverpool, Rahem Sterling. Si Nyonya Tua sendiri adalah salah satu raksasa yang berasal dari Italia bukanlah tim sembarangan yang bisa diremehkan. Klub ini telah berdiri selama 117 tahun lebih semenjak akhir abad 19-an. Klub ini memiliki stadion utama yang terletak di Turin, Italia. Klub yang terletak di Italia utara memiliki berbagai macam penghargaan seperti 30 juara di liga serie A (termasuk yang tahun lalu), 9 kali Coppa Italia, dan 6 kali Supercopana Italia. Di level internasional, klub ini juga pernah memenangi 2 kali Champion League dan 3 kali Uefa Europa League.

Saat ini walaupun telah ada banyak sekali penghargaan, berada di klasemen teratas dan kualitas pemain yang baik, Si Hitam Putih berencana mendapatkan pemain baru dari Liverpool, Rahem Sterling. Pemain ini merupakan salah satu pemain andalan di Liverpool dan gelandang utama mereka. Rahem sudah menjadi pemain The Reds selama 2 musim dan mengikuti sebanyak 122 pertandingan di umurnya yang baru 20 tahun. Dia juga telah mencetak 23 gol untuk the Reds. Raheem Sterling juga telah masuk tim senior dimana dia juga mengikuti pertandingan penting seperti Piala Dunia 2014 ketika melawan Italia.

Hal-hal tersebut membuat Raheem Sterling dilirik oleh raksasa dari Italia ini. Saat ini Raheem Sterling sebenarnya masih ditawari kontrak oleh Liverpool. Tim tempat dia bermain sebenarnya sudah sangat baik. Namun, sayangnya musim ini mereka merosot penampilannya. Di liga utama, Liverpool terancam tidak masuk 4 besar dan tidak bisa masuk ke champion league. Mereka juga sudah gagal di piala FA, Capital one, dan champion league. Ini tentu membuat pamor Liverpool turun walaupun yang membuat prestise para pemainnya ikut anjlok.

Juventus sendiri sebenarnya tidak terlalu membutuhkan striker semenjak sudah memiliki banyak cadangan. Namun, semenjak salah satu strikernya Paul Pogba berkemungkinan pergi maka mereka mencari cadangan untuk dapat mengisi posisi Paul Pogba. Di sisi lain, jika Paul Pogba tetap bertahan maka Juventus justru akan mendapat kekuatan tambahan dengan mengkombinasikannya dengan Paul Pogba. Ini justru akan membuat Nyonya Tua semakin mantap kekuatannya untuk menghadapi turnamen berat seperti Champion League. Juventus bahkan menyiapkan dana sebesar 50 juta Poundsterling
Untuk mendapatkan Raheem Sterling, Juventus harus berhadapan dengan beberapa klub lain.

Dari liga inggris ada Manchester city, Manchester united dan Chelsea yang menawarinya. Ketiga klub ini berkeinginan untuk meminangnya dengan harga yang sangat tinggi. Di luar liga Inggris, ada klub Bayern Munich dari Jerman dan Real Madrid dari Spanyol. 2 klub ini juga merupakan klub kuat di eropa yang menawari Sterling dengan harga yang tinggi pula.

10 Pemain Berpotensi Tinggalkan Liverpool

10 Pemain Berpotensi Tinggalkan Liverpool

Saat ini, Liverpool sedang mengalami masa yang sangat sulit yang dapat mengancam kredibilitas mereka. The Reds sendiri telah mengalami musim yang sangat sulit. Di Champion League, mereka kalah di babak pertama di grup sedangkan tim yang lainnya yaitu arsenal, Chelsea, Arsenal dan Cty berhasil melaju ke babak lanjut. Mereka juga kalah dari sang juara Chelsea dengan agregat skor 2-1 di Capital Cup. Untuk Premier League, mereka justru kewalahan pada pertandingan akhir. Mereka kalah dari Manchester United dengan skor 1-2 di kandang sendiri dan Arsenal 4-1 di tandang yang membuat mereka tersandung di peringkat 5 klasemen sementara. Bahkan, mereka secara mengejutkan disingkirkan oleh Aston Villa dengan skor 1-2 di semifinal FA Cup yang merupakan tim klasemen papan bawah.

Hal ini membuat pemain Si Merah berkemungkinan melakukan eksodus besar-besaran. Jumlah pemain yang kemungkinan pergi mencapai 10 orang. Kapten mereka, Steven Gerrard, sudah diyakini akan pindah ke grup MLS musim depan ke Los Angeles Galaxy. Walaupun telah memiliki jasa yang luar biasa selama 15 tahun lebih, Steven Gerrard gagal mendapatkan perpanjangan kontrak di awal musim. Hal ini membuat The Reds kehilangan ikon yang telah menemani mereka selama 10 tahun lebih.

Glen Johnson juga akan kemungkinan menjadi free agent semenjak dia akan kehabisan masa kontrak dengan Liverpool musim ini. Bek kanan yang berusia 30 tahun ini belum diketahui akan memperpanjang kontraknya dengan Liverpool tahun ini. Di musim ini, dia baru bermain 15 kali dan mencetak 1 gol di Premier League. Bek andalan mereka Martin Skrtel juga belum mendapat kabar jelas apakah akan memperpanjang kontrak atau tidak. Sementara itu, tim Bundesliga Jerman Wolsburg dikabarkan berminat membelinya. Kolo Toure, bek belakang Liverpool, juga telah kehabisan masa kontrak. Pemain yang berusia 34 tahun dan terlahir di Pantai Gading ini berharap akan mendapatkan kontrak baru.

Mario Balotelli yang merupakan pemain baru juga akan berencana dijual semenjak dia dianggap sangat mengecewakan. Permainannya di Anfield musim ini dianggap jauh dari nilai belinya. Dia diperkirakan akan masuk dalam daftar jual Liverpool tahun depan. Dari lini depan ada duo Rickie Lambert dan Fabio Borini yang juga akan dijual karena mereka dianggap kurang kontribusi di posisi tersebut.
Lalu, Raheem Sterling juga kemungkinan akan hijrah walaupun sangat berjasa pada 2 musim terakhir. Kini, dia didekati oleh 2 raksasa sepakbola yaitu Juventus dan Real madrid. Di bagian kiper, Brad Jones juga akan kemungkinan pergi semenjak kedatangan Simon Mignolet yang membuatnya tersingkir ke lapis ketiga. Namun, ada berita bahagia juga seperti Daniel Sturridge, Johan Anderson dan Pilippe Coutinho yang telah menandatangani kontrak baru.

Robin Van Persie Selamatkan Tim MU U-21

Robin Van Persie Selamatkan Tim MU U-21

Robin Van persie yang menjadi andalan dari Manchester United kembali bermain di tim MU U-21 senin sore kemarin. Robin Van Persie sendiri merupakan salah satu pemain terpenting dan terbaik yang dimiliki oleh MU saat ini. Dia memiliki kemampuan yang sangat mumpuni untuk membuat performa Setan Merah naik. Prestasi yang dimilikinya pun bukan main-main jika melihat apa yang diraihnya selama ini. Dia telah memiliki prestasi bersama dengan MU dengan gelar juara Premier League pada 2012-2013 dan Community Shield pada tahun 2013. Di permainan internasional, dia telah mewakili negaranya sebanyak 96 kali di tim senior. Prestasinya di negaranya antara lain mencapai final di Piala Dunia 2010 dan peringkat 3 Piala Dunia 2014.

sekarang, Robin Van Persie sendiri sedang mangalami masa pemulihan yang sudah semakin baik. Dia mengalami cedera yang cukup parah pada engkelnya yang mengakibatkan dia tidak aktif dalam beberapa pertandingan terakhir. Cedera ini diakibatkan ketika dia melawan Swansea dimana The Red Devils sendiri kalah dengan skor 1-2 pada 21 Februari lalu. Dia terpaksa beristirahat selama 2 bulan. Kini, dia akan telah bertanding dengan Leicester City U-21 dan menghasilkan skor imbang 1-1 walaupun cuma bermain 62 menit.

MU sendiri saat ini mengalami beberapa kesulitan walaupun posisi mereka sudah membaik saat ini. Pada awal musim mereka mengalami beberapa kekalahan fatal dengan beberapa tim lemah seperti Leicester City yang membuat posisi mereka sempat terkeok-keok di tabel tengah. Mereka sendiri juga tidak mengikuti turnamen Champion League yang sudah mereka lakukan selama 20 tahun terakhir. Di ajang Piala FA, mereka telah tersingkir dari arsenal dengan skor 2-1 di depan pendukung utama mereka.

Di turnamen Capital Cup, mereka bahkan kalah dengan tim dari divisi bawah yaitu MK Dons dengan skor mencengangkan 4-0. Dan di Premier League, kemungkinan mereka menang semakin kecil semenjak kalah dari Chelsea pada sabtu lalu.
Pemain-pemain United yang lain pada saat pertandingan itu adalah John Evans yang bertugas sebagai gelandang tengah. John yang baru saja menyelesaikan hukuman akibat insiden ludah yang diakibatkan saat melawan Newcastle itu bermain penuh hingga 90 menit. Dia juga hampir mencetak gol dengan sundulan kepalanya walaupun masih berhasil ditepis oleh kiper lawan Adam Smith.

Namun, kabar buruk juga menyerang Setan Merah di sini. 2 pemain muda mereka yaitu Rafael dan Adnan Januzaj mengalami cedera. Rafael, 25, mengalami cedera karena hantaman pada tulang iga akibat dihantam pemain Leicester City. Pemain berdarah Brazil ini disubstitusi pada akhir babak pertama. Sedangkan Adnan Januzaj yang merupakan pemain sayap ini mengalami cedera engkel dan ditarik pada menit ke 54.

Chelsea Mengincar Gelandang Muda Atletico

Chelsea Mengincar Gelandang Muda Atletico

Dilihat dari klasemen sementara, Chelsea adalah salah satu tim sepak bola di Inggris yang paling dipercaya akan memenangi Premier League. Bagaimana tidak, jika dilihat dari situasinya The Blues berada di posisi yang sangat menguntungkan. Si Biru telah berada di peringkat 1 Premier League saat ini dengan status telah bermain sebanyak 32 kali. Selain itu, mereka juga telah melawan beberapa pertandingan krusial di antaranya dengan City dan United. Sekarang, dengan perbedaan 10 poin lebih dengan The Gunners yaitu 76 mereka tinggal melawan beberapa pertandingan yang krusial dengan Arsenal dan Liverpool. Namun, ternyata hal ini tidak membuat Jose Mourinho puas.

Jose Mourinho yang dijuluki the Special One karena telah mengkoleksi puluhan penghargaan semenjak dia berkarir berencana membeli pemain bintang yang berasal dari salah satu raksasa spanyol, yaitu Atletico Madrid. Pemain yang diincar di Atletico adalah salah satu pemain tengah yang bernama Koke. Koke sendiri adalah salah satu pemain yang masih muda yang lahir pada tahun sama dengan Eden Hazard yaitu 1992. Hal ini membuat Koke menjadi pemain ke 3 yang bakal di datangkan dari Vicente Calderon sendiri setelah Filipe Luis dan Diego Costa pada tahun kemarin.

Saat ini ke-2 pemain tersebut adalah beberapa pemain yang diandalkan oleh Jose Mourinho terutama Diego Costa. Pada musim 2014-2015, Diego Costa sendiri merupakan pemain yang sangat diandalkan oleh Mourinho. Pada musim ini, dia selalu diturunkan menjadi starter dari hari awal semenjak dia pindah ke The Blues. Dia juga telah bermain sebanyak 24 pertandingan dan mampu mencetak sebanyak 19 gol, sedangkan Luis juga mempunyai jadwal terbang yang cukup lumayan sebanyak 12 pertandingan. Kedua pemain ini memiliki jasa penting atas keberhasilan Chelsea meraih posisinya saat ini.

Koke sendiri merupakan pemain yang telah dilirik oleh The Blues sendiri selama beberapa bulan ini. Koke yang bertugas di bagian tengah adalah orang yang memiliki darah asli sebagai warga negara Spanyol yang lahir di ibu kota Madrid. Dia sendiri telah memiliki prestasi seperti mewakili negaranya dalam pertandingan internasional. Pemain yang lulus dari akademi Atletico Madrid ini telah ikut tim U-21 untuk U-21 European Championship dan tim senior untuk Piala Dunia 2014. Dia juga dianggap sebagai salah satu striker masa depan Spanyol.

Si Biru sendiri telah mengirim direktur olahraga mereka, Michael Emanardo sekaligus timnya untuk memperhatikan permainan dari Koke sendiri saat melawan Malaga minggu lalu. Hasilnya, mereka merasa puas dengan performa Koke dan berencana untuk membelinya. Saat ini, The Blues telah membuat klausul sebesar 60 juta euro atau 800 milyar rupiah untuk membeli Koke. Peresmian kapan belinya akan diumumkan lebih lanjut oleh Chelsea nantinya.